Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kronologi Penangkapan 8 Orang Komplotan, Pemilik Sekaligus Jadi Kurir Sabu-sabu di Sukoharjo

Delapan orang yang masih merupakan satu jaringan peredaran narkotika jenis sabu-sabu berhasil dibekuk. 

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Polisi menggiring para tersangka saat konfrensi pers di Mapolres Sukoharjo, Rabu (18/11/2020). 

Ternyata suplai barang haram tersebut tak datang dari Solo melainkan dari luar kota, yakni dari Sragen.

Hal tersebut disampaikan Wakapolresta Solo, AKBP Deny Heryanto saat jumpa pers kasus Narkoba di Mapolresta Solo, Jumat (23/10/2020).

"Yang bersangkutan warga Sragen sebagai kurir, membawa barang bukti dari penjual kemudian dikirim ke pembelinya," ujar Deny.

Baca juga: Program 4 Pendidikan di Skadik 405 Adi Sumarmo Ditutup, Ini 4 Prajurit yang Jadi Lulusan Terbaik

Baca juga: Modus Transaksi Sabu di Toko Modern Jadi Kasus Pertama, Polisi Minta Pengelola Pantau Rekaman CCTV

"Ini laporan yang paling besar selama periode 3 bulan, dari Agustus sampai Oktober," paparnya.

Saat dilakukan pendalaman, sebut Deny pihaknya mengungkap jika warga Kalijambe, Kabupaten Sragen bernama Aan (36) tersebut mendapatkan narkoba dari seorang bernama Kiyek.

"Ini yang sedang kita dalami," pungkasnya.

Aan sendiri diamankan di rumahnya dengan barang bukti sabu-sabu seberat 344 gram.

"Sebenarnya beratnya 1 kg, karena sebagai kurir disebar dan yang ini yang kita sita sisanya," ungkap dia.

Jika ditaksir, barang haram tersebut bernilai Rp 400 juta rupiah.

Lantaran perbuatannya, Aan pun dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman minimal enam tahun penjara," jelas dia.

Modus Baru

Polisi mengungkap modus transaksi narkoba jenis sabu-sabu di Kota Solo yang terbilang baru.

Bagaiamana tidak, transaksi barang haram itu dilakukan di toko modern di Kota Bengawan.

Bahkan, dengan beraninya narkoba jenis sabu tersebut diletakkan pada sebuah rak snack makanan.

Diungkapkan Kasat Narkoba Polresta Solo Kompol Djoko Satrio, jika sabu-sabu tersebut sengaja diletakkan pada rak dengan harapan pembeli dapat mengambilnya tanpa bertatap muka.

Baca juga: Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ultah, 2 Orang di Depok Tewas, Sempat Keluhkan Perut Sakit

Baca juga: Manfaatkan Demo Tolak UU Cipta Kerja Untuk Edarkan Narkoba, 3 Kurir Narkoba Dibekuk Polisi

Seorang pelaku yang meletakkan sabu-sabu tersebut diketahui bernama Rendy, sementara untuk seorang pembeli sabu itu merupakan warga Banjarsari Solo bernama Bombom (31).

Bombom lantas mengambil sabu tersebut lalu keluar dari toko modern.

Sialnya, seorang security yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan pada pihak kepolisian.

Bombom pun dicokok Polresta Solo pada Jumat 2 Oktober 2020 di sebuah kamar hotel di Kecamatan Jebres.

"Saat diamankan yang bersangkutan sedang melakukan konsumsi," ungkap Djoko saat jumpa pers di Polresta Solo Jumat (23/10/2020).

Ia pun dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Nakotika dengan pasal Penyalahgunaan Narkoba Golongan 1, pasal 112 ayat (1) subsidair 127 ayat (1) huruf A.

"Hukumannya minimal 4 tahun," tandas Djoko.

Sementara itu, pihak kepolisian sampai saat ini tengah memburu keberadaan Rendy sosok yang meletakkan sabu-sabu di toko modern tersebut.

"Masih kita buru," ungkap dia.

Baca juga: Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Berau, Mulut Dilakban & Tangan Terikat, Suami Dipamiti Pergi Kerja

Baca juga: Meski Tertinggi di Solo Raya, Buruh Minta UMK di Karanganyar 2021 Naik Tidak Hanya Rp 1,98 Juta

Pesta Sabu-sabu

Polisi menggerebek yang tengah pesta narkoba di sebuah hotel di Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. 

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Garta mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang didapat kepolisian.

Polisi menangkap 1 wanita dan 4 pria yang sedang asyik memakai sabu-sabu di kamar hotel, Selasa (14/10/2020) malam.

"Tenyata benar ada lima orang yang menggunakan sabu," papar dia saat jumpa pers kepada TribunSolo.com, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Lagi Asyik Pesta Sabu-sabu di Tengah Pandemi, 3 Pemuda Tak Berkutik Diciduk Polisi di Kos Kartasura

Baca juga: Dimasukkan Charger HP, Beginilah Cara Sipir Selundupkan Sabu-sabu untuk Narapidana di Rutan Solo

"Langsung kami amankan, ada satu wanita itu masih saudara dengan satu tersangka pria," kata dia.

Kelima tersangka adalah EJ (27), NUT (28), HS (31) ES (35) dan SP (34) yang merupakan warga Pasar Kliwon.

"Satu dari mereka adalah residivis," papar AKP Adis.

Dari penangkapan ini diketahui barang bukti berupa 1 paket sabu-sabu 0,5 gram, 2 buah pitpat dan alat botol sedotan, 4 buah korek dan sejumlah ponsel.

"Setelah dilakukan tes urin di Poliklinik Bhayangkara Surakarta ke 5 orang pelaku tersebut positif menggunakan sabu-sabu," terang dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved