Polisi Dapat Laporan Ada Gembel Mencurigakan Bawa Kresek Besar, Ternyata Isinya Sabu-sabu 5 Kilogram

Pelaku menggendong bungkusan tersebut dan berpura-pura menjadi gembel untuk mengelabui petugas.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Pelaku pembawa 5 kg sabu-sabu mengenakan rompi tahanan nomor 09 dihadirkan saat Kapolda merilis kasus yang melibatkan dirinya. 

TRIBUNSOLO.COM - Modus jadi gembel dilakukan seorang pria bernama Lanning (38).

Padahal ia membawa sabu-sabu sebanyak 5 kilogram menggunakan plastik hitam.

Baca juga: Muncul Bukti Rekaman Habib Rizieq Ajak Umatnya Ramai-ramai Datangi Acara, FPI Mengelak: Enggak Ada

Baca juga: Hati-hati, Inilah Perilaku Pengemudi yang Bikin Kampas Rem Cepat Aus

Pelaku menggendong bungkusan tersebut dan berpura-pura menjadi gembel untuk mengelabui petugas.

Kini pelaku terancam penjara seumur hidup.

Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno, ungkap cara pelaku mengelabui petugas untuk meloloskan sabu-sabu 5 kg dari Kota Palu, Sulawesi Tengah ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pelaku berjalan kaki dari kota Palu, berpura-pura menjadi seorang gembel,"kata Irjen Pol Eko Budi Sampurno kepada wartawan.

"Kami mendapat informasi dari warga, kemudian kami melakukan penyelidikan selama dua bulan dan pelaku berhasil di tangkap di daerah Majene,"tuturnya.

Pengkapan tepat di Lingkungan Pasanggarahan, Kelurahan Pangali-ali, Majene.

Tak jauh dari Kantor Bupati Majene, pelaku berjalan layaknya gembel menggendong plastik hitam.

Saat ini pelaku ditahan di Rutan di Mapolda Sulbar berikut barang bukti 5 kg sabu-sabu.

"Jadi ini jaringan Sulsel-Sulteng, nah posisi Sulawesi Barat ini sebagai tempat perlintasan para pelaku, tapi berhasil digagalkan anggota,"pungkasnya.

Irjen Eko Budi menjelaskan, jika barang bukti tersebut diuangkan mencapai Rp 9 miliar dengan estimasi Rp 1.8 juta per 1 gram.

"Bila dikonsumsi 1 gram per orang, maka kita berhasil menyepamatkan 5 ribu generasi muda. Namun bila 4 orang konsumsi 1 gram, maka 20 ribu generasi bisa kita selamatkan,"jelasnya.

Ia mengungkapkan,modus pelaku dengan cara jalam kaki merupakan modus baru yang berhasil diungkap.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved