Breaking News:

Kerabat Luhut Dipecat dari Partai Gerindra, Gara-gara Tak Mau Dukung Bobby Sang Menantu Jokowi

Kerabat Luhut Dipecat dari Partai Gerindra, Gara-gara Tak Mau Dukung Bobby Sang Menantu Jokowi

kompas.com
Suryani Paskah Naiborhu, kerabat Luhut ini dipecat dari Partai Gerindra Medan karena tak mau dukung Bobby Nasution. 

TRIBUNSOLO.COM, MEDAN - Partai Gerindra Medan tak main-main dalam mengamankan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dan pasangannya, Aulia Rachman, di Pilkada Medan 2020.

Partai pimpinan Prabowo Subianto itu bahkan memecat kader mereka, Suryani Paskah Naiborhu, karena terang-terangan mendukung calon lain.

Baca juga: Putri Presiden Jokowi Kahiyang Ayu Unggah Foto Keluarga, Isyaratkan Ingin Punya Anak Lagi dari Bobby

Baca juga: Reaksi Gibran Putra Presiden Dapati Kenyataan Kalah Tajir dari Cabup Klaten ABY dan Bobby Nasution

Padahal, Suryani Paskah Naiborhu merupakan kerabat orang kuat.

Ia merupakan kerabat dari orang kepercayaan Jokowi sendiri, yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Suryani dinilai melawan keputusan partai yang mengusung paslon nomor urut dua Bobby-Aulia.

Aulia adalah kader partai yang sebelumnya menjabat ketua Komisi 2 DPRD Medan.

"Beliau (Suryani) bukan kader struktur partai, hanya simpatisan yang diberi kartu anggota. Terkait penyataan beliau, Partai Gerindra sudah mengambil sikap tegas," kata Ketua DPC Partai Gerindra Medan Ihwan Ritonga kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Wakil Ketua DPRD Medan ini mengatakan, patron Partai Gerindra adalah tegak lurus terhadap keputusan partai dan menjadi ikrar kader untuk tunduk dan patuh pada idealogi partai.

Suryani memiliki kartu tanda anggota (KTA) karena sempat menyalonkan diri sebagai wakil wali kota Medan, mendampingi Bobby Nasution.

Di detik-detik terakhir, partai milik Prabowo ini malah menunjuk Aulia Rachman sebagai wakil Bobby.

"Kita sudah membatalkan KTA yang dipegang Suryani melalui registrasi keanggotaan di partai. Sudah dicabut dan dicoret, Suryani dilarang memakai nama dan simbol Partai Gerindra," kata Ihwan sambil menambahkan bahwa pihaknya sudah mengirim surat agar kartu dikembalikan.

Suryani kepada wartawan di posko pemenangan Aman mengatakan, pilihannya adalah hak pribadi sebagai warga negara Indonesia dan sebagai warga Kota Medan.

Sebelum menjatuhkan putusan kepada paslon Aman, Suryani mengikuti dan mencari tahu rekam jejak Akhyar selama menjadi wakil wali kota sampai menjabat pelaksana tugas wali kota. 

"Ini inisiatif saya sendiri. Saya Kristen, saya berdoa untuk calon pemimpin Kota Medan dan jawaban doa saya harus bertemu Pak Akhyar," kata kader Gerindra sejak 2019 ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Dukung Bobby di Pilkada Medan, Kerabat Luhut Dicoret dari Gerindra"

Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved