Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Petani Sukoharjo Mengeluh Sulit Dapat Pupuk Bersubsidi, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

"Ada tambahan dari Kementerian Pertanian 1 juta ton (pupuk bersubsidi), dan Jateng dapat bagian dari itu," kata dia. 

Penulis: Agil Tri | Editor: Ryantono Puji Santoso
tribunsolo.com/AgilTri
Ganjar Pranowo pada saat menghadiri pencenangan Desa inklusif di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (19/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sejumlah petani Sukoharjo mengeluhkan ketersediaan pupuk bersubsidi yang sulit didapat. 

Menurut salah seorang petani asal Sukoharjo, Sarbini, ketersediaan pupuk bersubsidi sangat terbatas, sehingga pembelian pupuk juga dibatasi. 

"Kalau beli harus pakai kartu tani, sementara banyak anggota Gapoktan yang tidak memilikinya," kata dia, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Beda Usia 32 Tahun dengan Istri, Komedian Ginanjar 4 Sekawan Kini Dikaruniai Anak Pertama, Selamat!

Baca juga: Doni Monardo Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk Pengungsi Merapi: Jangan Sampai Terpapar Covid-19

Tahun ini, memang pemerintah pusat mengurangi kuota pupuk bersubsidi di daerah. 

Menurut Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, saat ini ketersediaan pupuk bersubsidi aman. 

"Ada tambahan dari Kementerian Pertanian 1 juta ton (pupuk bersubsidi), dan Jateng dapat bagian dari itu," kata dia. 

Awalnya, alokasi pupuk bersubsidi di Jateng hanya 48 persen. 

Sehingga Ganjar mengatakan, adanya keterbatasan itu membuat pupuk subsidi menjadi rebutan petani. 

"Jadi kita pastikan penerimanya petani yang bener-bener berhak," ucapnya. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved