Breaking News:

Sederet Fakta Pencurian Kain Gorden Senilai Rp 1,49 Miliar di Sumedang, Dicuri Mantan Karyawan

Saat beraksi, tiga pelaku tersebut bekerja sama dengan seorang sekuriti bernama Mugni Kurnia Awan, dan dua pegawai lainnya yaitu Andi Sukandi.

(thawornnurak)
Ilustrasi 

Untung Rp 80 juta

Kepada polisi, para tersangka mengaku mendapatkan keuntungan hingga Rp 80 juta yang kemudian dibagi untuk tujuh pelaku. 

Menurut Eko, tiga mantan karyawan tersebut melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Mereka diberhentikan oleh pihak perusahaan karena dampak dari Covid-19 yang membuat perusahaan harus melakukan pengurangan karyawan.

"Pengakuan para mantan pegawai ini tidak ada motif dendam terhadap perusahaan. Mereka mengaku hanya terdesak kebutuhan ekonomi," ujar Eko.

Baca juga: Maia Estianty Bahagia Akhirnya Bisa Ajak Suami Liburan, Kekasih 2 Anaknya Ikut Diajak ke Bali

Baca juga: Pertanian di Solo Raya Tergerus,Pakar : Calon Kepala Daerah Jangan Punya Program Ratakan Tanah Subur

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan 43 gulung kain gorden (1 gulung sama dengan 80 yard, 1 yard sama dengan 90 sentimeter) yang belum terjual.

Selain barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan satu unit mobil merek Suzuki APV warna hitam, bernopol D 1695 YW milik warga Kopo, Soreang, Kabupaten Bandung.

Untuk tujuh tersangka dijerat Pasal 363, dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun. Sedangkan pelaku penadah, Elan Setiawan dijerat Pasal 480, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Pencurian Kain Gorden Senilai Rp 1,49 Miliar di Sumedang, Dicuri Eks Karyawan hingga 9 Kali Beraksi"

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved