Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Sejumlah Pengendara Motor Jatuh, Akibat Jalan di Ngargoyoso Karanganyar Terendam Air dan Lumpur

Jalan utama menuju area wisata Ngargoyoso, mengalami kemacetan cukup parah akibat genangan air meluap dari saluran irigasi.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Sejumlah relawan dari warga bekerjasama dengan kepolisian untuk membersihkan jalan serta mengatur lalu lintas di Jalan Ngargoyoso-Karangpandan pada Sabtu (21/11/2020) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sejumlah pengendara motor yang melintas di jalan Karangpandan-Ngargoyoso di wilayah Desa Puntukharjo Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar banyak terjatuh.

Hal tersebut menyusul lincinnya jalan akibat ada luapan air, lumpur, dan kerikil ke tengah jalan.

Hal ini terjadi setelah terjadi hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Kepala Desa Puntukharjo, Suparno, hujan lebat mengguyur desanya pada pukul 10 pagi.

"Hujan deras tadi pagi dan saluran irigasi tidak bisa menampung arus air," kata Suparno kepada TribunSolo.

Luapan air yang deras tersebut juga membawa pasir dan kerikil yang menyebabkan jalanan menjadi becek penuh lumpur.

Selain itu, jalanan juga menjadi licin, sehingga pengendara kendaraan kendaraan harus ekstra hati-hati.

"Jalanan macet panjang, namun bisa segera kembali normal, setelah dibantu oleh relawan dan pihak kepolisian," ujarnya.

Baca juga: Gencarkan Tracing, Puskesmas di Karanganyar Disiapkan 300 Kuota Swab Test per Minggu

Baca juga: Perangkat Desa Koripan Karanganyar Positif Covid-19, Ada 28 Kontak Erat, dan Tak Tutup Balai Desa

Baca juga: Terkendala Penganggaran, Buper Sekipan akan Dikembalikan Pemkab Karanganyar ke Perhutani

Baca juga: Habib Lutfi Utus Putra & Menantu ke Karanganyar, Ikut Urus Jenazah Pimpinan Al Insyof Abdullah Saad

Akibat dari derasnya aliran lumpur sejumlah kendaraan bermotor sempat terjatuh tidak kuat menahan arus.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, cuma pada jatuh saja," jelasnya.

Beruntung sejumlah relawan dan pihak kepolisian segera datang menerjunkan personel bantuan sehingga akses jalan sudah bisa kembali dibuka.

"Tadi tim relawan langsung melakukan pembersihan jalan dan polisi membantu mengatur lalu lintas," katanya.

Kedepannya Suparno akan berkonsultasi dengan pengembang proyek dan Dinas PUPR guna memperbaiki saluran irigasi yang sudah tak lagi memadai.

"Saluran irigasi sudah tidak mampu menampung aliran air, karena tercampur limbah dari rumah tangga dan bekas irigasi sawah," ucapnya. (*)

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved