Berita Sragen terbaru

Pemkab Sragen Sedang Cari Sekolah untuk Pilot Project Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sedang memetakan wilayah untuk dijadikan sekolah sebagai pilot project pembelajaran tatap muka

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Agil Trisetiawan
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Ilustasi pembelajaran tatap muka 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen sedang memetakan wilayah terkait dengan tingkat penyebaran Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, Dedy Endriyatno mengatakan, pemetaan dilakukan untuk mengetahui wilayah mana saja yang tingkat penyebaran virusnya tinggi.

Upaya tersebut merupakan kajian sebelum diberlakukannya pembelajaran secara tatap muka.

"Kami masih menyusun analisa lapangan berkaitan dengan hal itu," ujar dia kepada Tribunsolo.com, Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Kisah Wakil Bupati Karanganyar Nikahi Dokter Puskesmas, Dicomblangkan oleh Saudara Lalu Taaruf

Baca juga: Ada Kabar Perangkat Desa di Sragen Terjaring di Hotel Bersama Sejumlah Janda, Ini Fakta Sebenarnya

Baca juga: Penyebab Tewasnya Pengendara CBR di Sragen : Sempat Terseret Belasan Meter & Tubuh di Bawah Ban Truk

Baca juga: Anggota DPR dari PDIP Ini Puji Yuni & Minta Warga Sragen Tak Golput : Kotak Kosong Tak Ada Manfaat

Menurutnya, apabila hasil pemetaan selesai dilakukan, pemkab menunjuk beberapa sekolah guna menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

"Kami pilih beberapa sekolah sebagai pilot project yang dirasa aman dari penyebaran Covid-19," paparnya.

"Jadi tidak semua sekolah akan dibuka serentak terus langsung tatap muka," katanya.

Dari segi kesiapan sumber dayanya, kata dia, telah dipersiapkan mulai dari tingkat kecamatan, komite sekolah, kepala sekolah, guru, dan siswa.

"Prinsipnya segala perangkat itu sudah kami siapkan dengan tugasnya masing-masing kalau siswa sudah mulai masuk sekolah," kata politisi dari PKS itu.

Ilustrasi pembelajaran tatap muka
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim buka suara soal kebijakan pemerintah terkait pembelajaran tatap muka.

Diketahui, Nadiem menyebut pembelajaran tatap muka akan berlaku mulai Januari 2021.

Baca juga: Daftar UMK 2021 di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah: Kota Semarang Tertinggi, Terendah Banjarnegara

Baca juga: Dikritik Soal Tak Adanya Bantuan untuk Guru Honorer, Begini Penjelasan Mendikbud Nadiem

Kebijakan ini sesuai hasil evaluasi yang dilakukan bersama kementerian terkait serta masukan dari para kepala daerah.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved