Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

9 Bulan Vakum, Komunitas Pecinta Reptil Solo Raya Kopdar di Tengah Pandemi Covid-19

9 bulan vakum, sejumlah penghobil reptil berkumpul mengadakan dalam sebuah agenda Solo Flona Fest, Minggu (29/11/2020). Dalam acara yang diselenggarak

TribunSolo.com/Irfan Al Amin
Para juri sedang menilai sejumlah reptil yang dilombakan di Palur Plaza pada Minggu (29/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sejak memasuki masa pandemi dan semua aktivitas publik dibatasi.

Para penghobi reptil mengalami kerinduan untuk berkumpul dan mengadakan kompetisi.

Akhirnya setelah 9 bulan vakum, sejumlah penghobil reptil berkumpul mengadakan dalam sebuah agenda Solo Flona Fest, Minggu (29/11/2020).

Dalam acara yang diselenggarakan di Mall Palur Plaza, menghadirkan aneka rupa reptil seperti ular, biawak, gecko atau kadal gurun dan berbagai jenis lainnya.

Baca juga: Kronologi 5 PNS di DPMPTSP Sragen Positif Covid-19, Diawali dari Seorang PNS yang Melayat Pamannya

Baca juga: Imbau ASN di Karanganyar Tak Liburan saat Nataru, Sekda: Masih Imbauan Belum ada Sanksi

Baca juga: Pemkab Karanganyar Siap Potong Libur Cuti Akhir Tahun: Fokus Perkerjaan Jangan Cuma Mikir Liburan

Baca juga: Resmi di Persunting Wakil Bupati Karanganyar, Dokter Farida: Saya Siap Bagi Waktu Karir dan Keluarga

Menurut ketua penyelenggara, Tegar Reptiles, acara itu menjadi ajang berbagi pengetahuan, jual beli dan kontes yang diikuti oleh para penghobi reptil se-Indonesia.

"Kita ini tidak hanya sekedar datang bawa hewan terus pulang, tapi juga ada usaha edukasi juga kepada masyarakat mengenai reptil," kata Tegar kepada TribunSolo.com

Tegar menuturkan acara telah dilaksanakan sejak hari Jumat (27/11/2020) namun pada hari Minggu adalah puncaknya.

Selama tiga hari digelar sirkulasi keuangan hasil jual beli reptil mencapai puluhan juta.

"Sudah sampai puluhan juta, karena semakin unik, menarik dan sehat maka akan semakin mahal," terangnya.

Caption : Para juri sedang menilai sejumlah reptil yang dilombakan di Palur Plaza pada Minggu (29/11/2020).
Caption : Para juri sedang menilai sejumlah reptil yang dilombakan di Palur Plaza pada Minggu (29/11/2020). (TribunSolo.com/Irfan Al Amin)

Dalam kontes juga dilakukan penilaian cukup ketat sehingga hewan para hewan yang menang bisa memiliki harga jual tinggi di mata para kolektor.

"Ada tiga aspek yang dinilai, seperti kesehatan hewan, berat badannya yang proporsional tidak kurus dan tidak terlalu gemuk serta keindahan dan keunikan yang menonjol dari si reptil," ujarnya.

Tegar juga meyakinkan bahwa selama acara dirinya dan panitia selalu menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Kami selalu mengimbau para peserta untuk menjaga protokol dan dari kami juga menyiapkan sejumlah area cuci tangan dan usaha agar ada jarak diantara pengunjung," jelasnya.(*)

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved