Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

Regulasi Rapid Test Bagi Saksi Paslon Belum Ada, Ketua KPU Sragen: Sedang Kami Upayakan 

Regulasi terkait rapid test untuk saksi dari pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 belum ada. 

TribunSolo.com/@YuniSuroto Official
Pasangan Yuni - Suroto yang sudah resmi mendaftarkan diri di Pilkada Sragen 2020. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Regulasi terkait rapid test untuk saksi dari pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 belum ada. 

Sebab, semua penyelenggara pilkada harus dipastikan tidak terpapar Covid-19, tak terkecuali para saksi paslon. 

Ketua KPU Kabupaten Sragen, Minarso tak menampik jika regulasi tersebut belum ada. 

Baca juga: Waspada, Inilah 7 Penyakit yang Rawan Muncul saat Musim Hujan, Kencing Tikus hingga ISPA

Baca juga: Ugal-ugalan, Bus Eka Terobos Lampu Merah Lalu Hantam Motor Vario di Sragen, Korban Luka di Kepala

"Belum ada regulasi bagi saksi paslon untuk menjalani rapid test," jelasnya, Minggu (29/11/2020). 

Pihaknya menunggu kebijakan dari KPU RI perihal tes medis untuk para saksi.

Kendati demikian, persoalan itu sudah dibahas dengan Gubernur Jawa Tengah.

Yang menjadi kendala, menurutnya, saksi-saksi itu merupakan milik Paslon Yuni-Suroto. 

"Sehingga di PKPU sendiri saya belum lihat regulasinya bagaimana," katanya. 

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat hasil koordinasi dicermati pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved