Breaking News:

APBD Solo 2021

APBD Solo 2021 Susut Rp 72 Miliar Jadi Rp 1,9 Triliun : Fokus Untuk Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Berdasarkan data saat pengesahan APBD 2021 Solo di rapat Paripurna bulan Oktober 2020 lalu, jumlahnya menurun dibandingkan APBD 2020.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
ILUSTRASI : Bentuk wajah Solo dengan proyek Flyover Purwosari di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Jumat (2/10/2020). 

Angka target PAD Solo 2020 Rp 610.373.869.673 masih seperempat dari total anggaran yang ada.

Wakil Ketua DPRD Solo Sugeng Riyanto mengatakan, target PAD Solo masih jauh dan baru seperempat dari total pendapatan yang diterima Pemkot Solo.

APBD Solo 2020 sudah Disetujui, Pendidikan, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

APBD Solo 2020 Rp 2 Triliun Disepakati, Masih Tunggu Hasil Evaluasi Gubernur untuk Penetapan

"APBD masih mengandalkan dari pusat, PAD kita belum dominan," terang dia, Sabtu (30/11/2019).

Berdasarkan hal tersebut politikus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta perlu adanya dorongan pada Pemkot Solo untuk meningkatkan PAD tersebut, sehingga tidak mengandalkan pusat.

Sugeng berpendapat harus ada sisi yang dorong seperti pajak online dan retribusi online dan lain sebagainya.

Dia mencontohkan seperti pemanfaatan teknologi elektronik e-pajak dan e-retribusi.

Juga tapping box perlu ditambah sesuai rekomendasi KPK untuk meningkatkan pendapatan di tempat hiburan, restoran dan hotel. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved