Breaking News:

Ganjar: Hari Kampanye Terakhir, Paslon dan Parpol Jangan Kerakan Simpatisan Turun ke Jalan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghimbau seluruh pasangan calon kepala daerah untuk mengerahkan simpatisan agar tidak turun ke jalan pada hari.

tribunsolo.com/AgilTri
Ganjar Pranowo pada saat menghadiri pencenangan Desa inklusif di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghimbau seluruh pasangan calon kepala daerah dan partai politik pengusung untuk mengerahkan simpatisan agar tidak turun ke jalan pada hari terakhir kampanye.

Karena dikhawatirkan bisa berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga berdampak penularan Covid-19.

Sebelumnya, masa kampanye Pilkada telah diberlangsung pada 26 September 2020 hingga berakhir 5 Desember 2020.

Baca juga: Nasib Malang Dokter Muda di Tunisia, Tewas Jatuh dari Lift, Pintu Terbuka tapi Tidak Ada Lift-nya

Baca juga: Masa Tenang Pilkada 2020 Ada APK Calon, Bawaslu Sragen Peringatkan, Copot Mandiri Apa Dicopot Paksa

Baca juga: Viral Video Bocah Menangis dan Teriak Minta Ampun, Diduga Disiksa Ayah Tiri Karena Tugas Sekolah

Sementara, masa tenang ditetapkan 6 Desember 2020 hingga 8 Desember 2020 dan pelaksanaan pencoblosan Pilkada 9 Desember mendatang.

"Kita mewanti-wanti semuanya termasuk para calon maka saya mintakan tolong dong kampanye terakhir jangan ada kampanye turun ke jalan apalagi pakai motor rame-rame. Tolonglah, itu kita minta kepada paslon dan parpol pengusung, kalau yang perorangan ya para pendukungnya. Tolong jangan ada (kerumunan)," kata Ganjar saat ditemui di Puri Gedeh, Jumat (4/12/2020).

Selain itu, Ganjar meminta saksi paslon di tempat pemungutan suara (TPS) agar betul-betul dalam kondisi sehat pada hari pencoblosan.

Sebelum ditempatkan di TPS, saksi paslon diminta untuk tes Covid-19 guna mencegah penularan Covid-19.

"Tolong juga saksi-saksi yang dikirimkan nanti juga sehat, semuanya dites dulu," ucapnya.

Ganjar juga meminta agar pengaturan jarak dan waktu pencoblosan diperhatikan sehingga tidak memunculkan kerumunan.

"Tolong juga nanti nyoblosnya semua tempat diatur dan jamnya diatur. Kalau engga bisa ya siapkan titik-titik yang berjarak. Siapkan APD, tenaga medis," ujarnya.

Baca juga: Cegah Klaster Baru Perkantoran, Dokter Reisa Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Baca juga: Sering Diabaikan, Berikut Kesalahan Perawatan Kulit yang Justru Mendatangkan Masalah

Baca juga: Rela Donor Darah Sebanyak 75 hingga 100 Kali, PMI Karanganyar Beri Penghargaan kepada Sejumlah Orang

Selain memastikan pencoblosan di TPS terlaksana sesuai protokol kesehatan ketat, saat proses penghitungan suara juga perlu diperhatikan.

"Terakhir tolong lagi nanti pas rekap tidak usah berombong-rombong datang. Karena kalau itu bisa dilakukan maka bisa mencegah (penularan Covid-19)," pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan"

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved