Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Bajo Rival Gibran Pakai Saksi Dari Luar Kota Solo, Bawaslu : Patuhi Protokol Kesehatan

Bawaslu Kota Solo meminta para saksi tim pemenangan pasangan calon menjalani uji rapid sebelum bertugas. Termasuk, para saksi tim pemenangan Bagyo Wah

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo / Adi Surya
Pasangan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo) 

Budi menyampaikan para pasangan calon diperbolehkan menggunakan saksi dari luar Kota Solo.

"Tidak apa-apa yang penting dia bawa surat mandat dari pasangan calon," tuturnya.

Pasangan calon Independen Pilkada Solo 2020 Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), Jumat (21/8/2020).
Pasangan calon Independen Pilkada Solo 2020 Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), Jumat (21/8/2020). (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

Berjumlah 2.500 Orang

Polisi memprediksi 2.500 saksi tim pemenangan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo) bakal datang ke Solo.

Mereka berasal dari luar Kota Solo, mulai dari Magetan, Madiun, Ngawi, Probolinggi, Tegal, Rembang, dan Kudus.

Para saksi tim pemenangan Bajo rencananya menggunakan bus ataupun sepeda motor roda dua sehari sebelum pemungutan suara atau 8 Desember 2020.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan prediksi tersebut didapatkan dari hasil monitoring kepolisian.

"Saksi - saksi pasangan calon akan menempati beberapa hotel," kata Ade, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Demi Uang Rp 14 Juta, Seorang YouTuber Nekat Bunuh Pacarnya yang Sedang Hamil Secara Live

Baca juga: Rem Blong, Sebuah Truk Tabrak 5 Mobil dan 4 Motor di Gresik, Sopir Terjepit

Ade mengimbau para saksi yang datang dari luar Kota Solo, termasuk dari pasangan Bajo sudah menjalani uji rapid test.

"KPU sudah secara tegas menegaskan kepada pasangan calon, baik nomor urut satu dan dua untuk melengkapi para saksi dengan hasil rapid test," ujarnya.

Meski sudah dilengkapi hasil rapid test, Ade tetap akan memantau para saksi yang tiba di Kota Solo.

Pemantauan dilakukan supaya tidak ada kerumunan massa sebelum dan sesudah tahapan pemungutan suara Pilkada Solo 2020.

"Kita monitoring kerumunan supaya tidak terjadi penyebaran virus Covid-19 secara masif," ucap Ade. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved