Breaking News:

Beredar Pesan WA Berantai 6 Pedoman Bagi Pemudik yang Mau ke Solo, Benar atau Hoax? Ini Faktanya

Beredar Pesan WA Berantai Daftar Pedoman Bagi Pemudik yang Mau ke Solo, Benar atau Hoax? Ini Faktanya

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM/Mardon Widiyanto
Sebuah Mobil Travel diminta memutar balik arah karena membawa pemudik saat operasi penyekatan di Prambanan, Klaten, Kamis (21/5/2020). Kota Solo akan memberlakukan penyekatan untuk mengantisipasi pemudik masuk ke Kota Solo di libur Natal dan akhir tahun 2020. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pesan berantai berisi pedoman pemudik yang ingin masuk ke Solo di tengah pandemi Covid-19 beredar secara berantai di antara pengguna WhatsApp di Solo.

Dalam pesan tersebut, ada 6 pedoman yang disarankan.

Baca juga: Nekat Mudik Akhir Tahun ke Solo? Tak Bisa Pulang ke Rumah, Bakal Dikarantina di Benteng Vastenburg

Mulai dari pemanfaatan Asrama Haji Donohudan jadi rumah sakit terpadu hingga segala kartu lolos uji swab tidak berlaku.

Nah, apakah enam pesan berantai itu benar adanya?

 TribunSolo.com mencoba melakukan cek fakta atau kebenaran dari 6 hal tersebut :

1. Asrama Haji Donohudan difungsikan sementara sebagai RS terpadu khusus pasien Covid, mengingat RS di Solo hampir penuh

FAKTA = BENAR

Asrama Haji Donohudan kini tengah dipersiapkan untuk karantina mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG).

Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di daerah Solo Raya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved