Breaking News:

Kisah Eks Pemain Timnas U-16 Jual Ninja 250 Demi Dirikan Sekolah Sepakbola, Punya Impian Mulia

Kurdinal membuka SSB bukanlah untuk lahan berbisnis. Ia pun sadar bahwa SSB tak bisa menjamin kesehatan finansial.

wartakotalive
Muhammad Kurdinal, pemilik SSB D16 

TRIBUNSOLO.COM -- Sepakbola tak selalu tentang apa yang terjadi di lapangan.

Kisah di luar lapangan banyak juga yang menarik dan menginspirasi.

Kali ini kisah pengorbanan muncul dari tingkatan terbawah yaitu sekolah sepakbola. 

Baca juga: Tragis, Striker Timnas Malaysia Kecelakaan, Bayinya yang Baru Usia 22 Hari Meninggal Dunia

Baca juga: Agar Bisa Tanding Pemain Liga 1 & 2 Akan Disuntik Vaksin, Persis Solo : Yang Penting Ditanggung LIB

Sekolah sepak bola atau dikenal dengan SSB adalah wadah untuk pembinaan Sepakbola usia dini. Tentu bukan keuntungan yang jadi tujuan SSB didirikan.

Ini lah awal kisah SSB D16 yang berada di Ciledug, Tangerang

Pendirinya, Muhammad Kurdinal, mantan pemain Timnas Indonesia U-16 era 2001-2002-an, rela menjual motor Ninja 250 miliknya demi mendirikan SSB. Ini terjadi di tahun 2019 lalu.

Sebuah awal pengorbanan demi membina anak-anak usia dini, agar kelak mampu menjadi pesepak bola.

"Itu motor pertama saya yang saya jual saat membuka ini (SSB). Harganya dulu sekira Rp. 30 Jutaan. Saya mau berkorban, dan tidak ada istilah tanggung-tanggung," ucapnya.

Kurdinal membuka SSB bukanlah untuk lahan berbisnis. Ia pun sadar bahwa SSB tak bisa menjamin kesehatan finansial.

Namun, kebahagiaan batinlah yang diutamakan olehnya.

"Jika kelak mereka mampu menjadi pesepak bola profesional, mampu mengumrohkan orang tua mereka. Saya orang pertama yang akan bahagia, dan itu kebanggaan saya," tutur pria yang pernah membela tim Barito Putra tahun 2005 ini.

Lanjutnya, beratnya menjadi pesepak bola seperti yang ia lalui dulu membuatnya terdorong mendidik anak-anak sejak usia dini.

Bahkan dirinya rela menjadikan pelatih berlisensi yang notabennya adalah mantan pemain timnas Indonesia sebagai pelatih di SSBnya.

Sebut saja Hermansyah, kiper Timnas Indonesia era 1980an, Herman Pulalo, bek Timnas Indonesia era 1996an, ada pula mantan pemain timnas kala SEA Games 2003, Rommy Dias Putra, yang mendidik anak-anak SSB D16 secara langsung. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mantan Pemain Timnas U-16 Jual Ninja 250, Demi Dirikan Sekolah Sepakbola

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved