Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Jika Bersuhu 37,3 Derajat Celsius, Pemilih Wajib Masuk Bilik Khusus dan Dilayani Petugas Berhazmat

Penerapan protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada Solo 2020 diperketat. 

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Petugas KPPS berhazmat meneteskan tinta ke pemilih bersuhu 37,3 derajat celsius saat simulasi pemilihan Pilkada Solo 2020, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Minggu (6/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penerapan protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada Solo 2020 diperketat. 

Pengecekan suhu para pemilih sebelum memasuki TPS menjadi satu diantaranya. 

Para pemilih yang bersuhu 37,3 derajat celsius akan menempati bilik khusus yang telah disediakan. 

"Pemilih bersuhu 37,3 derajat celsius kemudian dilayani pada bilik khusus," kata Nurul kepada TribunSolo.com, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Reaksi Aurel Hermansyah saat Lihat Gaya Rambut Baru Atta Halilintar : Astagfirullahaladzim

Baca juga: Kumpul Keluarga saat Pandemi Berujung Petaka,Dokter Wonogiri Bagikan Perjuangan Sembuh dari Covid-19

Pemilih tersebut kemudian akan dilayani sesuai protokoler kesehatan Covid-19 yang dianjurkan.

Petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) diharuskan memakai hazmat dan sarung tangan ketika melayani.

Pemilih pun harus tetap mengenakan masker dan sarung tangan sekali pakai ketika berada di TPS. 

Setelah memakai hazmat, petugas KPPS kemudian mengambil dan mengecek surat suara.

Itu digunakan untuk memastikan surat suara belum tercoblos atau rusak. Bila sudah dipastikan, surat suara baru diberikan ke pemilih yang ada di bilik khusus. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved