Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Pakai Crane, Petugas Copoti 2.161 Baliho EA & Joswi, Padahal Sudah Diimbau Tapi Tak Dicopot Sendiri

Menurut Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto, selama masa tenang ini, tak boleh ada APK yang terpasang. 

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Petugas saat mencopot APK paslon dalam Pilkada Sukoharjo 2020 saat masa tenang, Senin (7/12/2020). 

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan jelang Pilkada Sukoharjo 2020.

"Patroli malam ini kita lakukan untuk mencegah adanya money politik, kampanye, dan intimidasi yang mengganggu demokrasi," jelasnya. 

Selain dilakukan Bawaslu, patroli ini juga dilakukan Panwascam dan Pengawas Desa di wilayah masing-masing. 

Bambang menambahkan, selain pengawasan pelanggaran Pilkada, patroli malam ini juga untuk pengawasan logistik Pilkada Sukoharjo 2020.

"Saat ini logistik sudah disalurkan ke PPK, kita juga mengawasi bagaimana keamanannya, penyimpanannya, dan distribusinya," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved