Breaking News:

5 Tips Membedakan BPKB dan STNK Palsu atau Asli, Agar Terhindar dari Kendaraan Curian

Bagi sebagian orang membeli kendaraan bekas dianggap lebih menguntungkan karena harga yang miring namun kualitas tidak jauh berbeda.

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
STNK dan BPKB 

2. Bawa ahli

Melakukan pengecekan kondisi mobil seken membutuhkan ketelitian. Hal ini karena ada banyak bagian yang harus diperiksa untuk memastikan kondisinya masih layak pakai dan sehat.

Bagi yang paham dengan kendaraan roda empat, mungkin pengecekan bukan masalah yang rumit.

Tetapi, bagi pembeli pemula atau yang baru pertama kali membeli mobil, hal ini menjadi sesuatu yang sulit.

Maka dari itu Herjanto pun menyarankan agar pembeli juga membawa seorang ahli atau mekanik yang paham dengan mobil.

“Bisa juga mengajak orang yang mengerti mesin, lalu dilakukan pengecekan. Atau dibawa langsung ke bengkel resmi seperti Toyota bisa dibawa ke Bengkel Auto2000,” katanya.

Baca juga: Catat, Skema Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang saat Libur Natal dan Tahun Baru

3. Coba kendarai

Mengetahui kondisi mobil bekas tidak bisa hanya dari melihatnya dari luar saja, tetapi bisa juga dengan mengendarainya. Maka dari itu, calon pembeli bisa mengetahui bagaimana kenyamanan dan kondisi mobil sepenuhnya.

Mulai bagian kemudi, kaki-kaki, pengereman, kopling, kondisi mesin dan bagian lainnya yang tidak bisa diketahui hanya dengan melihatnya saja.

“Lakukan test drive langsung untuk mengetahui kondisi mobil saat digunakan bagaimana saat dikendarai, kaki-kakinya dan lainnya,” tutur Herjanto.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved