Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

PDIP Sragen Tak Lakukan Hitungan Cepat di Pilkada 2020, Pilih Metode Real Count 

Real count dilakukan oleh saksi-saksi dari PDIP yang sudah ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Ketua DPC PDIP Sragen, Untung Wibowo Sukowati (berdiri) saat berkonsolidasi dengan tim pemenangan Yuni - Suroto di kantor PDIP Sragen, Selasa (1/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sragen tidak melakukan hitung cepat atau quick count terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 hari ini. 

Ketua DPC PDIP Sragen, Untung Wibowo Sukowati mengatakan, hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan. 

Baca juga: Hasil Pilkada Boyolali : Said Menang Mutlak di TPS Dekat Rumahnya 249 Suara, Kotak Kosong 2 Suara

Baca juga: Hasil Pilkada Sukoharjo: Paslon Pilkada Sukoharjo 2020, Etik-Agus Menang di TPS Masing-masing

"Kalau kami adakan quick count, berpotensi menimbulkan kerumunan," papar dia, Rabu (9/12/2020). 

Oleh karena itu, pihaknya memilih untuk melakukan hitung langsung (real count). 

Dijelaskannya, real count dilakukan oleh saksi-saksi dari PDIP yang sudah ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

"Tiap saksi di masing-masing kecamatan akan melapor melalui Whatsapp (WA)," ungkapnya. 

PDIP pun telah menyiapkan kamar hitung di kantornya untuk menghitung jumlah suara yang dikirim saksi. 

"Kami juga mengikuti rekapitulasi suara di TPS," katanya. 

Meski begitu, hasil perolehan suara calon bupati Sragen dan calon wakil bupati yaitu Yuni - Suroto belum bisa diketahui dalam waktu dekat. 

"Belum bisa diperkirakan kapan penghitungannya selesai karena ada 2.271 TPS," katanya. (*) 

Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved