Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Sebanyak 106 Pemilih di TPS Keluarga Jokowi Tak Hadir Saat Pencoblosan, Kenapa?

Penghitungan surat suara dilakukan pukul 13.35 WIB dan berakhir 30 menit kemudian atau pada pukul 14.05 WIB.

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Ketua TPS 22 Kelurahan Manahan, Toto Saronto menunjukkan hasil penghitungan suara pasangan Gibran - Teguh dan Bajo, Rabu (9/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 106 dari 314 daftar pemilih tetap (DPT) di TPS keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menggunakan hak pilihnya dalam tahapan pemungutan suara Pilkada Solo 2020.

Bila di persentasekan ada kurang lebih 33,75 persen pemilih memilih tidak hadir Untuk menggunakan hak suaranya.

Baca juga: Hasil Pilkada Sukoharjo : Joko-Wiwaha Menang Telak di TPS Masing-masing

Baca juga: PDIP Sragen Tak Lakukan Hitungan Cepat di Pilkada 2020, Pilih Metode Real Count 

Jumlah tersebut diketahui dari hasil penghitungan surat suara di TPS 22, Kampung Tirtoyoso, Jalan Kasuari Nomor 3 RT 5 RW 13, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Penghitungan surat suara dilakukan pukul 13.35 WIB dan berakhir 30 menit kemudian atau pada pukul 14.05 WIB.

Ketua TPS 22 Kelurahan Manahan, Toto Saronto mengatakan ketidakhadiran pemilih dipengaruhi beberapa faktor.

Ketakutan lantaran pandemi Covid-19 menjadi satu faktor yang mempengaruhi pemilih tak hadir.

"Karena pandemi Covid-19, ada yang takut," kata Toto, Rabu (9/12/2020).

Penerapan protokoler kesehatan di lingkungan TPS belum mampu menghilangkan ketakutan pemilih untuk datang menggunakan hak pilihnya.

"Kita sudah menyiapkan untuk handsanitizer, thermogun, sabun cuci tangan, dan sarung tangan. Tapi memang seperti ini hasilnya," tutur Toto.

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved