Pilkada Solo 2020

Wali Kota Solo Murka Saat Berhadapan Dengan Saksi Paslon Bajo di TPS 18, Pucang Sawit, Mengapa?

Rudi juga mengingatkan bahwasanya saat ini sedang Pandemi Covid-19, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama dari warga luar kota.

TRIBUNSOLO.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Ekspresi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat memarahi saksi dari Paslon Bajo di TPS 18 Pucang Sawit, Jebres pada Rabu (9/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo terlihat murka saat melihat saksi Pilkada pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) di TPS 18, Pucang Sawit, Jebres.

Hal tersebut karena saksi berasal dari luar kota dan belum melapor kepada pengurus RT/RW setempat.

Baca juga: Ditemani Kaesang dan Selvi, Gibran Putra Jokowi Hanya Butuh 2 Menit di Bilik Suara TPS 22 Manahan

Baca juga: Jika Raih Kemenangan di Pilkada 2020, Bagyo Akan Buat Dewan Penasihat dan Ajak Gibran Bergabung

"Kalian tidak lapor dalam 1X24 jam dengan RT/RW setempat, awas loh ini Bengawan Solo belakang sini," kata Rudi dengan suara keras, Rabu (9/12/2020).

Rudi juga mengingatkan bahwasanya saat ini sedang Pandemi Covid-19, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama dari warga luar kota.

"Kita berbuat seperti ini karena suasana pandemi Covid-19 yang membuat kita harus berhati-hati," ujarnya.

Kemarahan Rudi semakin memuncak saat mengetahui saksi tersebut dari Kota Kudus yang merupakan zona merah Covid-19.

"Hanya untuk jadi saksi saja, kenapa harus dari Kudus," ucap Rudi.

Dirinya berkilah bahwa tindakan spontannya ini demi melindungi warganya dari Covid-19.

"Bukan apa-apa, saya ini cuma mau melindungi warga saya saja," ungkapnya.

Diakhir Rudi memerintahkan para saksi dari Paslon Bajo untuk pindah tempat dari semula berada di bawah tenda terop, ke tempat terbuka jauh dari massa.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved