Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Bawaslu RI Sebut Tingkat Partisipasi Pilkada Serentak Turun Dibandingkan Pilpres 2019

Bawaslu RI menyebut tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada serentak turun dibandingkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019

tribunsolo.com/Ryantono Puji Santoso
Ketua Bawaslu RI, Abhan saat berkunjung ke Solo tepatnya di Kantor Bawaslu Kota Solo di Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bawaslu RI menyebut tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada serentak turun dibandingkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan secara global terkait data Partisipasi Pilkada Serentak di Indonesia.

Baca juga: Bawaslu RI Ungkap Potensi Pemungutan Suara Ulang di 43 TPS se-Indonesia: Salah Satunya Gunung Kidul

Baca juga: Antisipasi Penyalahgunaan Wewenang,Bawaslu Pelototi Kegiatan Yuni yang Aktif Lagi Jadi Bupati Sragen

Namun, menurut dia bila dibandingkan dengan Pilpres 2019 memang menurun.

"Tapi artinya dibandingkan dengan Pilpres memang di bawah," kata dia.

"Menurun karena adanya covid," tambah Abhan, saat kunjungan ke Solo, Kamis (10/12/2020).

Dia berpendapat kemungkinan Partisipasi Pilkada Serentak ini di atas 60 persen.

Namun, berapapun angka partisipasinya dia tetap mengapresiasi antusiasme masyarakat.

Sementara itu, Bawaslu RI menemukan adanya potensi pemungutan suara ulang (PSU) di 43 TPS di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bawaslu RI, Abhan saat berkunjung ke Solo, tepatnya di Kantor Bawaslu Kota Solo di Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Kamis (10/12/2020).

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved