Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Cemas Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Pilkada Sukoharjo, Satgas Minta RS Rujukan Tambah Kasur Pasien

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, pihaknya tengah meminta tambahan daya tampung

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Petugas Uji Klinis Vaksin Covid-19 mengenakan APD saat akan melakukan proses penyuntikan vaksin kepada relawan di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo meminta sejumlah rumah sakit rujukan pasien virus Corona menambah kapasitas penerimaan pasien. 

Hal ini sebagai bentuk antisipasi adanya ledakan kasus, usai perhelatan Pilkada serentak 2020.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, pihaknya tengah meminta tambahan daya tampung di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. 

"RSUD Ir. Soekarno tengah kita dorong untuk menambah ruang isolasi sebanyak 60 bed, mudah-mudahan segera terwujud," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Bukan Pertama Kali, Rumah Warga Sukoharjo Ini Pernah Lima Kali Dimasuki Ular Berbisa

Baca juga: PDIP Menang Total di Solo Raya, Pengamat Politik UNS : Sudah Dikunci Sejak 2004, Kecuali Karanganyar

"Termasuk rumah sakit yang lainnya," tambahnya. 

Hal ini sebagai evaluasi pada saat hari libur idul fitri beberapa waktu lalu, adanya tambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo. 

Sehingga Pemkab Sukoharjo tak ingin kecolongan dengan adanya Pilkada dan libur Nataru mendatang. 

"Ini evaluasi saat (hari) libuaran kemarin adanya lonjakan kasus yang didominasi  Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata dia. 

"Untik pemeriksaan, kami juga sudah berkoordinasi denga RS UNS," imbuhnya. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved