Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pemudik Disiapkan 'Karpet Merah' ke Sukoharjo, Asalkan Bawa Hasil Rapid Test Terbaru & Wajib Isolasi

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati, pemkab tidak melarang adanya mobilitas pemudik.

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). Meski rentan dengan kecelakaan, mudik menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak dan akan terus mengalir hingga H-1 Lebaran. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Warga perantauan atau pemudik yang hendak ke Kabupaten Sukoharjo wajib membawa hasil rapid test terbaru. 

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati, pemkab tidak melarang adanya mobilitas pemudik.

Hanya saja setiap pemudik yang datang wajib melapor.

"Kalau ada pendatang harus lapor ke Jogo Tonggo (RT, RW, Lurah) setempat," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Update Rekapitulasi Pilkada Solo 11 Desember 2020 : Sudah Capai 694 TPS, Gibran Raup 86,5 Persen

Baca juga: Cemas Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Pilkada Sukoharjo, Satgas Minta RS Rujukan Tambah Kasur Pasien

"Karena mereka pelaku perjalanan, mereka harus membawa hasil rapid test mereka," imbuhnya. 

Setelah melapor, pemudik wajib melakukan isolasi mandiri di tempat yang didatanginya.

"Hal ini untuk mengantisipasi adanya kasus baik gejala maupun penularan sebelumnya, supaya bisa dilakukan tata laksananya," jelasnya. 

"Supaya kalau ada kasus, tidak menyebar kemana-mana," terangnya.

Kendati demikian, dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudik terlebih dahulu. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved