Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Mudik ke Sukoharjo Tak Dilarang : Syaratnya Bawa Rapid Paling Baru, Tak Boleh Keluar & Wajib Isolasi

emkab Sukoharjo tak melarang warganya di perantauan mudik ke kampung halamannya saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI MUDIK : Warga perantau menunggu bis untuk menuju kampung halamannya di Terminal Bayangan di kawasan Pondok Pinang, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Di tengah masa tanggap darurat corona ini, sejumlah perantau di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) justru memilih mudik lebih cepat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo tak melarang warganya di perantauan mudik ke kampung halamannya saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Meskipun demikian, tetapi ada aturan yang wajib ditaati.

Di antaranya, pemudik yang hendak ke Kota Makmur wajib membawa hasil rapid test terbaru. 

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati, pemkab tidak melarang adanya mobilitas pemudik.

Hanya saja setiap pemudik yang datang wajib melapor.

"Kalau ada pendatang harus lapor ke Jogo Tonggo (RT, RW, Lurah) setempat," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Update Rekapitulasi Pilkada Solo 11 Desember 2020 : Sudah Capai 694 TPS, Gibran Raup 86,5 Persen

Baca juga: Cemas Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Pilkada Sukoharjo, Satgas Minta RS Rujukan Tambah Kasur Pasien

"Karena mereka pelaku perjalanan, mereka harus membawa hasil rapid test mereka," imbuhnya. 

Setelah melapor, pemudik wajib melakukan isolasi mandiri di tempat yang didatanginya.

"Hal ini untuk mengantisipasi adanya kasus baik gejala maupun penularan sebelumnya, supaya bisa dilakukan tata laksananya," jelasnya. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved