Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pemudik Ragu Ke Solo, ASITA minta Kepastian Pemkot : Kesehatan & Ekonomi Bisa Berjalan Semua

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diharapkan mempertimbangkan unsur kesehatan dan ekonomi dalam menentukan aturan pasti terkait karantina pemudik.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Tri
(Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)
ILUSTRASI : Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang berada di Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diharapkan mempertimbangkan unsur kesehatan dan ekonomi dalam menentukan aturan pasti terkait karantina pemudik.

Ketua ASITA Kota Solo, Pri Siswanto menyarankan Pemkot berkaca dari pemerintah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY).

Pemprov DIY memberikan kepastian terhadap para wisata.

Ya, mereka masih membuka kunjungan bagi wisatawan. Itupun tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

"Di Solo belum ada aturan yang jelas. Orang-orang jadi ragu-ragu," ucap Pri kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga: Pemkot Solo Masih Galau Soal Aturan Karantina Pemudik, Pelaku Industri Travel Puyeng

Baca juga: Sekretaris FPI Beberkan Pesan Habib Rizieq Soal Penembakan 6 Laskar FPI : Jangan Ada Pengalihan Isu

Baca juga: Update Rekapitulasi Pilkada Solo 12 Desember : Data Masuk 63,28 Persen, Gibran Kuasai Pasar Kliwon

Baca juga: Minggu Depan Surat Edaran Wali Kota Solo Terbaru soal Pemudik Bakal Diterapkan, Seperti Apa Isinya?

Pemkot Solo, sambung Pri, juga diharapkan memperbaiki komunikasi dengan para pelaku pariwisata dan wisatawan.

"Sehingga orang tidak bimbang mau pergi," tutur dia.

"Ini kan orang datang atau apapun mau mengadakan acara masih menunda," tambahnya.

Pri menyampaikan Pemkot Solo lebih baik segera memberikan kejelasan aturan terkait pemudik.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved