Breaking News:

Cara dan Syarat Memperoleh Sertifikasi Halal MUI, Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Pengurusan?

Lantas, apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI dan berapa biayanya?

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi label halal dari MUI. Simak cara mengurus sertifikasi halal MUI. 

TRIBUNSOLO.COM -- Memiliki bisnis makanan di Indonesia salah satu yang penting untuk diurus adalah sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dengan adanya sertifikasi halal dari MUI untuk produk kita bisa meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sebenarnya tak cuma produk makanan yang bisa dilabeli halal oleh MUI, contoh lain seperti produk minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta produk yang digunakan dan dipakai, digunakan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca juga: Cara Mengurus Hak Asuh Anak di Pengadilan Negeri, Penuhi 4 Syarat Berikut

Baca juga: Cara Mengurus Hak Cipta, Perhatikan Langkah-langkahnya

Lantas, apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI dan berapa biayanya?

1. Kebijakan Halal

Manajemen Puncak harus menetapkan Kebijakan Halal dan mensosialisasikan kebijakan halal kepada seluruh pemangku kepentingan (stake holder) perusahaan.

2. Tim Manajemen Halal

Manajemen Puncak harus menetapkan Tim Manajemen Halal yang mencakup semua bagian yang terlibat dalam aktivitas kritis serta memiliki tugas, tanggungjawab dan wewenang yang jelas.

3. Pelatihan dan Edukasi

Perusahaan harus mempunyai prosedur tertulis pelaksanaan pelatihan. Pelatihan internal harus dilaksanakan minimal setahun sekali dan pelatihan eksternal harus dilaksanakan minimal dua tahun sekali.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved