Breaking News:

Penanganan Covid

Heboh RS Buka Pendaftaran Vaksin, Satgas : Jangan Promosi Vaksinasi Sebelum Ada Keputusan Resmi

Merespon hal ini, pemerintah meminta pihak rumah sakit (RS) untuk tidak melakukan promosi program vaksinasi Covid-19.

(Shutterstock)
Vaksinasi. 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa waktu lalu viral soal rumah sakit yang membuka pendaftaran vaksinasi.

Merespon hal ini, pemerintah meminta pihak rumah sakit (RS) untuk tidak melakukan promosi program vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Respons Epidemiolog Soal Melonjaknya Angka Kematian Corona : Akibat Tingginya Kasus Aktif dan Harian

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta pihak RS menunggu arahan dari pemerintah terkait vaksin dan vaksinasi.

"Jangan melakukan promosi atau kegiatan serupa terkait program vaksinasi sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah," kata Wiku di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Hal itu menurut Wiku agar masyarakat tidak bingung mengenai informasi vaksinasi Covid-19 yang segera akan dilakukan pemerintah.

"Guna mencegah kesimpangsiuran di masyarakat informasi di masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19," katanya.

Saat ini menurut Wiku, pemerintah sedang mengkaji berbagai hal teknis terkait dengan program vaksinasi.

Pada prinsipnya pemerintah ingin memastikan bahwa vaksin tersedia bagi seluruh masyarakat di Indonesia, baik itu melalui skema subsidi maupun skema mandiri.

"Informasi terkait dengan detail pelaksanaan koordinasi juga masih dalam pembahasan, hal ini akan diinformasikan setelah nantinya terdapat keputusan resmi dari pemerintah," katanya.

Baca juga: 1.387 Perempuan di Sragen Gugat Cerai Suami di Tengah Pandemi Corona: Faktor Ekonomi & Perselisihan

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved