Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

Angka Partisipasi Masyarakat Sragen dalam Pilkada 2020 Meningkat, Begini Penjelasannya

Tahun 2020 menjadi tahun peningkatan dalam partisipasi masyarakat Sragen untuk mengikuti Pilkada serentak

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Di tengah pandemi Covid-19 tingkat partisipasi warga Sragen dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 justru meningkat dibanding tiga Pilkada sebelumnya.

Ketua KPU Sragen, Minarso mengungkapkan, tingkat partisipasi masyarakat Sragen pada Pilkada kali ini 74 persen.

"Setelah pleno selesai, kami hitung tingkat partisipasinya 74 persen," ujar Minarso kepada Tribunsolo.com, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Pilkada Sragen 2020, KPU Sragen Beri Waktu 3x24 Jam Untuk Ajukan Gugatan

Baca juga: Pilkada Sragen, Pasien di Rumah Sakit Tak Bisa Nyoblos, Yuni Minta KPU Sragen Lakukan Evaluasi

Minarso menyampaikan, tiga Pilkada sebelumnya tingkat partisipasinya tidak sebanyak Pilkada sekarang.

"Pilkada pada 2015 lalu tingkat partisipasi mencapai 70 persen," jelasnya.

Kemudian pada Pilkada 2011 jumlah partisipan lebih banyak dibanding Pilkada 2015.

"Tahun 2011 partisipasi masyarakat yang mencoblos 70,4 persen," tuturnya.

Sementara pada Pilkada 2016 persentasenya sekitar 71 persen.

Menurut dia, meningkatnya partisipasi dalam Pilkada tahun ini bukan tanpa sebab.

Pasalnya, dua minggu sebelum pemungutan suara, KPU Sragen gencar melakukan sosialisasi door to door mengajak warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kami sosialisasi dari rumah ke rumah sambil membagikan leaflet imbauan untuk datang ke TPS," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved