Breaking News:

Solo Jadi Salah Satu Daerah Sebaran Kotak Amal Diduga untuk Pendanaan Kelompok Teroris JI

Polisi ungkap terkait kotak amal yang diduga digunakan untuk mendanai kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI). Sebanyak 20.060 kotak amal tersebut

(Dok. Divisi Humas Polri)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Polisi ungkap terkait kotak amal yang diduga digunakan untuk mendanai kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Sebanyak 20.060 kotak amal tersebut ternyata tersebar di 12 daerah.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Kamis (17/12/2020).

“Informasi itu berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan tersangka FS,” katatanya.

Baca juga: UPDATE KRL Solo-Jogja : 19 Gate Sudah Siap di 7 Stasiun dan Akan Dipasang Secara Bertahap

Baca juga: Pelajar 17 Tahun Hilang Kendali saat Kendarai Mobil MPV: Naik Trotoar, Tabrak Pohon lalu Terbakar

Baca juga: Lihat Video Anaknya Dihajar Massa, Orangtua Remaja Viral asal Palur Sampai Tak Kuat Makan 2 Hari

Adapun tersangka FS disebutkan berasal dari Yayasan Abdurrahman Bin Auf (ABA).

Kotak amal yayasan tersebut tersebar di Sumatera Utara (4.000), Lampung (6.000), Jakarta (48), Semarang (300), Pati (200), Temanggung (200), Solo (2.000), Yogyakarta (2.000), Magetan (2.000), Surabaya (800), Malang (2.500), dan Ambon (20).

Ia menuturkan, ciri-ciri kotak amal yang ditemukan di Solo, Sumut, Pati, Magetan, dan Ambon berbentuk kotak kaca dengan rangka kayu.

Sementara, untuk daerah lainnya berupa kotak kaca dengan rangka aluminium.

Tercantum pula nomor SK dari Kementerian Hukum dan HAM, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Kementerian Agama.

Menurut informasi yang diperoleh polisi, kelompok JI belum pernah menggunakan yayasan palsu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved