Info Otomotif

Tips Jitu Membeli Mobil Bekas agar Tak Salah Pilih, Perhatikan Hal Berikut

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) banyak orang yang mencari mobil untuk pergi liburan. Salah satu mobil yang dicari yakni mobil bekas

KOMPAS.COM/Ari Purnomo
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). 

“Untuk alternatif, jangan hanya mendatangi satu showroom saja,” ujar Herjanto.

3. Membawa teknisi

Kondisi mobil setengah pakai berbeda dengan mobil baru. Dengan status bekas, tentunya perlu dilakukan pengecekan secara saksama sebelum dibayar.

Pengecekan ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan agar tidak salah dalam memilih.

Bagi anda yang masih awam soal mesin dan kondisi mobil, Herjanto menyarankan, sebaiknya membawa orang yang sudah ahli atau mekanik.

Hal ini karena saat melakukan pengecekan kondisi mobil butuh ketelitian dan keahlian tersendiri.

“Bisa juga mengajak orang yang mengerti mesin, lalu dilakukan pengecekan. Atau dibawa langsung ke bengkel resmi seperti Toyota bisa dibawa ke Bengkel Auto2000,” tuturnya.

4. Mencobanya

Setelah melakukan pengecekan, pembeli jangan terburu-buru untuk membayarnya. Untuk memastikan kondisinya nyaman saat dikendarai, konsumen bisa mencoba untuk mengemudikanya.

Dengan begitu, calon pembeli bisa mengetahui secara menyeluruh mulai dari mulai dari bagian kemudi, kaki-kaki, pengereman, kopling, kondisi mesin, dan bagian lainnya yang tidak bisa diketahui hanya dengan melihatnya.

“Pembeli bisa juga melakukan test drive langsung untuk mengetahui kondisi mobil saat digunakan, bagaimana saat dikendarai, kaki-kakinya, dan lainnya,” ucapnya.

Baca juga: Daftar Harga Mobil MPV Bekas di Bawah Rp 100 Juta di Balai Lelang: Suzuki APV Mulai Rp 50 Juta

Baca juga: Daftar Harga Mobil MPV Bekas di Bawah Rp 100 Juta di Balai Lelang: Suzuki APV Mulai Rp 50 Juta

5. Lihat sejarah servis

Herjanto mengatakan, saat membeli mobil bekas, konsumen tidak harus terpaku pada jarak tempuh atau odometernya.

Menurutnya, yang lebih penting adalah melihat sejarah perawatan mobil yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved