Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ancaman Wali Kota Solo FX Rudy : Kalau Ada yang Berkerumun Lebih dari 5 Orang, Langsung Rapid Test

Warga Solo dilarang menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menjalani uji swab di Rumah Sakit Bung Karno, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (26/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Solo dilarang menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah kasus yang terus meroket.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Surakarta Nomor : 067/3205. 

Surat edaran tersebut tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Surakarta. 

Baca juga: Pernyataan Tegas Kapolresta Solo Bila Ada Kerumunan Nataru di Solo: Kita Akan Bubarkan

Baca juga: Sederet Fakta Penetapan Tersangka Habib Rizieq : Kerumunan dan Melanggar Protokol Kesehatan

Dalam surat edaran penerapan disiplin protokol kesehatan, terdapat sebuah poin yang menyebutkan masyarakat dilarang menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Berikut isi poin tersebut : 

Warga masyarakat dilarang menyelenggarakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan, meliputi :

a. Kegiatan lebih dari 5 (lima) orang di tempat umum; atau

b. Kegiatan di lingkungan, rumah tinggal berupa resepsi pernikahan, tasyakuran, dan sebagainya.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, sanksi bagi pelanggar aturan tersebut telah disiapkan.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved