Breaking News:

Pilkada Sragen 2020

Pasien di RS Sragen Tak Dapat Hak Pilih, Bawaslu Sragen Sebut Gegara KPPS Salah Tafsir soal Aturan

Komisioner Bawaslu Sragen, Widodo menjelaskan bahwa petugas KPPS gagal membedakan waktu pencoblosan bagi pasien di rumah sakit.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
ILUSTRASI : Susana pleno rekapitulasi suara Pilkada Sragen 2020 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (16/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) disebut belum memiliki pemahaman yang komprehensif terkait aturan pemungutan suara bagi pasien yang dirawat di rumah sakit. 

Dampaknya adalah tidak semua pemilih di rumah sakit terpenuhi haknya saat Pilkada Sragen 9 Desember 2020 kemarin.

Komisioner Bawaslu Sragen, Widodo menjelaskan bahwa petugas KPPS gagal membedakan waktu pencoblosan bagi pasien di rumah sakit seperti yang tercantum dalam Peraturan KPU (PKPU) 18 tahun 2018 dengan PKPU 6 tahun 2020. 

Baca juga: Suara Gibran Putra Jokowi Bergetar dan Meninggi, saat Bantah Isu Tas Bansos yang Menyasar Dirinya

Baca juga: Jika Ada yang Nekat Sweeping saat Natal di Sragen, Polisi Pastikan Bakal Tindak Tegas & Menangkapnya

Dikatakan, dalam PKPU 18 tahun 2018 disebutkan ketika pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibatasi sampai pukul 13.00 WIB. 

"Kecuali sampai jam itu masih ada pemilih yang mengisi daftar hadir dan siap mencoblos tetap harus dilayani," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Senin (21/12/2020). 

Sementara itu, PKPU 6 tahun 2020 dibuat karena terjadi pandemi Covid-19 sehingga pasien di rumah sakit tetap wajib dilayani saat hari pencoblosan. 

"Pada aturan itu, tepatnya di Pasal 72 ayat 3 huruf A dikatakan bahwa TPS penyangga harus melayani pemilih di rumah sakit. Maka petugas harus melayani pukul 12 sampai selesai," tuturnya. 

Artinya terjadi salah penafsiran oleh KPPS yang mana waktu melayani pemungutan suara hanya sampai pukul 13.00 WIB. 

"Padahal seharusnya dilayani sampai selesai karena sudah ada aturan PKPU 6 tahun 2020. Tidak ada batasan waktu," jelasnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved