Breaking News:

Cara Berbelok Motor Pakai Teknik yang Benar, Kaca Spion Jadi Faktor Penting

Berbelok bagi pengendara motor ternyata tidak sesederhana yang selama ini dilakukan oleh khalayak. Hal ini berhubungan dengan keselamatan pengendara.

Editor: Ryantono Puji Santoso
Otomania/Setyo Adi
Ilustrasi naik motor matik 

TRIBUNSOLO.COM - Kebanyakan masyarakat tidak menggunakan cara berbelok yang benar. 

Bahkan ada yang hanya sekedar langsung berbelok tanpa melihat keadaan.

Hal ini tentu membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Baca juga: Ada ABG Tiba-tiba Belok Tak Pakai Sein, Pemuda di Belakangnya Terkapar di Aspal, Motor Rusak Parah

Baca juga: Cewek Bawa Mobil Belok Mendadak, Rombongan Brimob Tabrakan Beruntun di Jalan Adi Sucipto Solo

Berbelok bagi pengendara motor ternyata tidak sesederhana yang selama ini dilakukan oleh khalayak. Hal ini berhubungan dengan keselamatan pengendara di jalan raya.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menjelaskan, berbelok bisa menjadi salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya jika tidak dilakukan dengan benar.

“Sisi belakang sepeda motor, di kiri maupun kanan, kerap tidak dilihat pengendara motor. Padahal bidang tersebut menjadi salah satu bidang yang tidak terlihat atau blindspot,” ucap Jusri beberapa waktu lalu.

Jusri mengungkapkan selama ini pengendara hanya mengandalkan lampu sein sebagai penanda untuk berbelok. Padahal penanda tersebut tidak cukup.

Hal lain yang perlu dilakukan setelah menyalakan sein adalah melihat kondisi bagian belakang keadaan dari kaca spion. Setelah dipastikan aman, pengemudi juga sebaiknya tidak memulai berbelok terlebih dulu sebelum melakukan satu kegiatan penting.

“Setelah melihat kaca spion aman, jangan langsung berbelok atau berpindah jalur. Menengok menjadi aktivitas selanjutnya. Jadi jika diurutkan proses untuk berbelok adalah menyalakan sein, melihat kaca spion, menengok ke belakang ke arah yang akan dituju baru berpindah jalur atau berbelok,” ujar Jusri.

Jusri mengungkapkan banyaknya peristiwa kecelakaan sepeda motor ditabrak dari arah belakang akibat kurangnya pemahaman memastikan keadaan aman sebelum berpindah atau bergerak.

“Di Indonesia infrastruktur berlatih keselamatan berkendara masih minim. Menengok ini bagian dari keterampilan pengemudi dan pengendara. Di luar negeri, menengok itu ada kewajiban untuk mendapatkan SIM meski kaca spion terpasang dengan baik,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jangan Asal, Begini Teknik Berbelok buat Pengendara Motor

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved