Soroti Tata Kelola Dana Bansos, Mensos Risma Kaget Lihat Jumlah Anggaran

Risma langsung blak-blakan mengenai tata kelola anggaran di Kementerian Sosial (Kemensos).

Tribunnews/Jeprima
Menteri Sosial, Tri Rismaharini (depan kiri) berbincang dengan stafnya dalam acara serah terima jabatan Menteri Sosial di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020). Tri Rismaharini resmi diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos). Dalam pidatonya, Risma menargetkan seluruh bansos akan cair 100 persen pada akhir 2020. Berikut cerita Menteri Sosial Tri Rismaharini mengenai pengelolaan dana bantuan sosial Covid-19 yang jumlahnya sangat besar. 

Namun, ia mengaku masih harus mendiskusikan langkah tersebut di kalangan internal.

Hal itu agar tata kelola penyaluran dana bansos Covid-19 dapat berjalan baik.

"Kalau semua pakai sistem elektronik kemungkinan berkurang (terjadinya korupsi, red).

"Kalau ada (yang korupsi, red) itu sudah manusianya," tutur Risma.

"Manajemen harus diperbaiki, memang berat, saya tahu itu tidak mudah."

"Tapi harus saya lakukan karena ini mengelola uang amanat rakyat. Itu luar biasa besar duitnya," tambahnya.

Diketahui, satu di antara gebrakan Risma telah terlihat untuk menyalurkan bantuan sosial Covid-19.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menunjukkan sampel barang bukti berupa paket bantuan sosial (Bansos) COVID-19 yang akan diserahkan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (16/12/2020). Berdasarkan penelusuran MAKI, paket Bansos COVID-19 yang disalurkan kepada masyarakat oleh Kementerian Sosial berupa 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dua kaleng sarden 188 gram, satu kaleng roti biskuit kelapa 600 gram, satu susu bubuk kemasan 400 gram dan satu tas kain tersebut hanya seharga Rp188 ribu dari nominal yang seharusnya bernilai Rp300 ribu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menunjukkan sampel barang bukti berupa paket bantuan sosial (Bansos) COVID-19 yang akan diserahkan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (16/12/2020). Berdasarkan penelusuran MAKI, paket Bansos COVID-19 yang disalurkan kepada masyarakat oleh Kementerian Sosial berupa 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dua kaleng sarden 188 gram, satu kaleng roti biskuit kelapa 600 gram, satu susu bubuk kemasan 400 gram dan satu tas kain tersebut hanya seharga Rp188 ribu dari nominal yang seharusnya bernilai Rp300 ribu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Ia menegaskan, bantuan sosial tunai mulai Januari 2020 akan langsung diantar petugas ke alamat masing-masing penerima.

Menurut Risma, program bantuan sosial tunai yang biasanya diambil masyarakat di kantor pos akan diubah.

Nantinya, bantuan akan langsung diantar oleh petugas pos ke alamat penerima bantuan.

Tanpa masyarakat harus berbondong-bondong ke kantor pos.

Bahkan kedepannya, bantuan sosial tersebut tidak akan diberikan dalam bentuk cash tunai ataupun sembako.

Namun, akan ditransfer ke nomor rekening penerima bantuan ataupun diantar langsung oleh petugas ke alamat penerima.

Diketahui sebelumnya, Tri Rismaharini mengaku ingin percepat realisasi bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi.

Baca juga: Risma dan 5 Menteri Baru Diberi Jaket Warna Biru di Istana Negara, Ternyata ini Makna Filosofinya

BANSOS GUBERNUR DKI JAKARTA TAHAP AKHIR - Pengurus Rw 14 Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibantu petugas PPSU, siap menyalurkan bansos Gubernur DKI Jakarta tahap ke-11 (tahap akhir) kepada warga setempat yang terdampak Covid-19, Rabu (9/12/2020). Sebanyak 428 paket yang baru tiba di kantor kelurahan setempat langsung disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
BANSOS GUBERNUR DKI JAKARTA TAHAP AKHIR - Pengurus Rw 14 Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibantu petugas PPSU, siap menyalurkan bansos Gubernur DKI Jakarta tahap ke-11 (tahap akhir) kepada warga setempat yang terdampak Covid-19, Rabu (9/12/2020). Sebanyak 428 paket yang baru tiba di kantor kelurahan setempat langsung disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya. WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

Realisasi bansos ini akan dilakukan pada triwulan keempat tahun ini dan awal tahun mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved