Breaking News:

Penanganan Covid

Ekspansi Strain Virus Corona: Usai Inggris dan Afrika Selatan, Varian Ketiga Ditemukan di Nigeria

Mutasi virus di Afrika Selatan telah mencapai Inggris, di mana varian pertama ditemukan lebih menular daripada virus asli.

Editor: Hanang Yuwono
ecommunity.com
ILUSTRASI Virus Corona 

Ia mengatakan penyelidikan lebih lanjut diperlukan.

"Varian ini adalah terpisah dari garis keturunan yang ada di Inggris dan Afrika Selatan," kata John Nkengasong, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika dalam konferensi pers online dari Addis Ababa.

Deteksi varian baru di Nigeria dan Afrika Selatan memicu pertemuan darurat CDC Afrika minggu ini, kata Nkengasong.

Berita itu muncul saat kasus melonjak di Nigeria dan Afrika Selatan.

Dalam sepekan terakhir, Nigeria melaporkan peningkatan kasus sebesar 52 persen.

Sementara itu, Afrika Selatan meningkat 40 persen, kata Nkengasong.

Dia mengatakan tidak ada bukti bahwa varian baru berkontribusi pada peningkatan penularan di Nigeria.

Tetapi ia memperingatkan bahwa negara tersebut melakukan pengawasan genom yang lebih sedikit daripada Inggris.

CDC Nigeria dan Pusat Keunggulan Afrika untuk Genomik Penyakit Menular di Nigeria akan mempelajari lebih banyak sampel, kata Nkengasong.

"Beri kami waktu ... ini masih sangat awal", katanya, menanggapi pertanyaan tentang varian tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved