Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Viral di Solo: ABG Tak Patuh Protokol Kesehatan Malah Maskeri Motornya, Ini Cerita Lengkapnya

Kelakuan ABG di Solo bikin petugas yang melakukan operasi Yustisi geleng-geleng kepala, karena dia malah menggunakan masker pada motornya. sementara d

ISTIMEWA/POLRESTA SOLO
ABG yang terjaring razia yustisi Masker di Banyuanyar Solo Sabtu (26/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah unggahan akun instagram @Polrestasurakarta mendadak viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut seorang ABG terjaring operasi yustisi Masker yang dilakukan Pemkot Solo.

Tampak ABG tersebut kebingungan kala diberhentikan oleh seorang petugas Satpol PP dan Polisi.

Ia sendiri tak patuh protokol kesehatan dan kedapatan tak mengenakan masker saat mengendari motor tua Honda C-70.

Baca juga: Pengunjung di Taman Satwa Taru Jurug Solo Dirapid Test Gratis, Hari Ini Dinkes Siapkan 100 Sempel

Baca juga: Ada Larangan Bawa Anak-anak, Banyak Wisatawan Kecele di Taman Satwa Taru Jurug Solo

Baca juga: Pintu Tol Solo-Jogja di Klaten akan Dibangun di Kelurahan Gergunung, Lurah: Masih Proses Pengukuran

Baca juga: Piala Dunia Ditunda, PKL Manahan Solo Senang Karena Rencana Relokasi Ditunda, PKL: Siap Tumpengan

Yang membuat tergelitik, ABG tersebut malah menggunakan maskernya di lampu motor.

Tampak sebuah masker medis menutupi lampu motor ABG yang mengenakan jaket Persis Solo itu.

Hal tersebut membaut petugas yang melaksanakan operasi Yustisi menjadi geleng-geleng kepala.

Humas Polresta Solo Aiptu Iswan Tri Wahudiono mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu 26 Desember 2020.

"Kejadiannya kemarin jam 9.20-10.20 WIB saat Operasi Yustisi masker di batas kota Banyuanyar," katanya Minggu (27/12/2020).

ABG yang terjaring razia yustisi Masker di Banyuanyar Solo Sabtu (26/12/2020).
ABG yang terjaring razia yustisi Masker di Banyuanyar Solo Sabtu (26/12/2020). (ISTIMEWA/POLRESTA SOLO)

Menurut Iswan, ABG tersebut tak membawa identitas lengkap saat terjaring razia.

Dari keterangannya, ABG tersebut mengaku warga luar kota Solo.

"Orang Medan tinggal di Solo," ujarnya.

Lantaran perbuatannya tak patuh protokol kesehatan, ABG tersebut harus menerima sanksi yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Walikota Solo.

"Sanksinya membersihkan sungai atau selokan," tandasnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved