Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Info Kecantikan

8 Penyebab Kulit Wajah Kendur yang Perlu Dihindari, Coba Atasi dengan Cara Ini

Kulit kendor bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Karena kulit akan mengalami penurunan elastisitasnya, ini disebabkan karena kolagen menurun.

Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
lifestyle.analisadaily.com
wajah wanita 

TRIBUNSOLO.COM - Kulit kita mudah sekali kehilangan elastisitasnya seiring bertambahnya usia. Karena otot mengalami atrofi akibatnya gejala penuaan pun muncul.

Tentu saja, kondisi ini tidak akan menyenangkan karena wajah mulai kendor. Langkah apa yang akan Anda lakukan? Mengunjungi klinik kecantikan dan dokter ahli bedah kecantikan bukan.

Tentu cara ini akan membutuhkan biaya yang lebih mahal daripada perawatan lainnya. Sebelumnya, mari kita kenali penyebab atau alasan kulit kendur.

Baca juga: Benarkah Es Batu Bisa Menghilangkan Jerawat? Begini Penjelasan Ahli Kesehatan

Baca juga: Manfaat Es Batu bagi Kecantikan yang Sayang Dilewatkan: Mengecilkan Pori-pori dan Mengatasi Jerawat

Berikut penyebab kulit kendur yang harus diperhatikan dirangkum dari Brightside:

wajah wanita
wajah wanita (lifestyle.analisadaily.com)

1. Selalu menggunakan ponsel

Di era modern seperti ini penggunaan smartphone sangatlah penting karena semua informasi dapat di aksen melalui genggaman tangan. Kondisi inilah yang membuat sejumlah orang menggunakan ponsel secara berlebihan.

Padahal penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan kepala pengguna terpaku menatap layar gadget.

Selain itu, menurut seorang ahli bedah kosmetik bernama Dr. Mervyn Patterson, penggunaan smartphone secara terus-menerus menyebabkan konsekuensi yang mengerikan yakni wajah tidak jelas, keriput, dan dagu kendor.

2. Berhenti mengonsumsi makanan berlemak

Orang yang sedang diet atau memantau kesehatannya sering menolak untuk mengonsumsi makanan berlemak. Namun, penolakan ini tidak selamanya baik. Menagapa?

Karena beberapa asam lemak seperti Omega-3 dan Omega-6 mempertahankan elastisitas membran sel, membantu menopang sistem kekebalan tubuh dan menurut beberapa penelitian, menurunkan risiko terkena kanker.

3. Keseimbangan hormon rusak

Salah satu alasan utama hilangnya elastisitas kulit adalah kurangnya estrogen. Karena hormon ini dapat merangsang fibroblas dermal untuk membuat elastin dan kolagen. Akibatnya, wanita yang memiliki kadar estrogen rendah akan mengalami kulit kendor dan keriput dini.

4. Terlalu banyak makan manis

Mengonsumsi terlalu banyak gula ternyata tidak baik untuk kesehatan karena bisa mempengaruhi elastisitas kulit, yang dapat memulai proses penuaan lebih dini.

Bahkan, menurut salah satu teori populer, molekul gula yang tidak tercerna mampu menghambat kolagen dan elastin di kulit. Oleh karena itu, semakin banyak gula yang Anda konsumsi, semakin kendor kulit.

5. Suka berjemur

Sinar matahari terutama UVA sangat berbahaya bagi kulit karena radiasi yang menembus lapisan kulit yang paling dalam dan disebut sebagai dermis.

Dermis terdiri dari 70% kolagen yang merupakan bangkai alami wajah Anda. Sinar UVA benar-benar menghancurkan ini.

6. Berat badan turun drastis

Penurunan berat badan secara drastis mungkin bisa mempengaruhi penampilan secara negatif. Mungkin karena Anda menghilangkan lemak secara berlebih tetapi kelebihan kulit masih ada.

Itu sebabnya jika Anda berencana untuk memulai diet dan menurunkan berat badan, Anda harus melakukan prosesnya secara bertahap. Selain itu, para ahli juga merekomendasikan untuk memperhatikan kulit wajah saat menurunkan berat badan dan menggunakan krim pengencang dan latihan khusus.

7. Mengalami masalah gigi

Gigi bungsu yang bermasalah bisa mempengaruhi otot wajah secara langsung. Menurut para ahli University of Michigan menunjukkan bahwa gigitan yang salah bisa mempengaruhi daya tarik wajah secara negatif.

Otot yang tagang bisa menyebabkan pipi kendor.

8. Kurang tidur

Kurang tidur bisa menyebabkan wajah kendor dan kerutan. Pasalnya, kulit akan memperbaiki dirinya sendiri saat malam hari dan kandungan dalam krim malam bekerja lebih efektif berkat sirkulasi darah yang lebih baik saat kita tidur.

Ingatlah bahwa tubuh Anda kehilangan banyak kelembapan saat tidur, itulah mengapa perlu menggunakan krim pelembab untuk mencegah kulit dari dehidrasi.

Cara mengatasi kulit kendor

  • Kosmetik

Penggunaan krim dan serum dengan kandungan retinol dan vitamin C yang tinggi bisa membantu kulit menghasilkan kolagen alami.
Selain itu, gel yang mengandung ekstrak lidah buaya dan peppermint meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang regenerasi sel kulit.
Krim dengan SPF tinggi mengurangi efek negatif matahari dan memperlambat proses penuaan.

  • Kontur

Pembuatan kontur membantu menyembunyikan wajah yang kabur dan menekankan fitur kuat wajah. Kontur gelap yang diterapkan di sepanjang garis dagu akan membuat area ini lebih hidup. Hal utama yang harus diingat adalah memilih warna yang tepat dari item kosmetik, jika tidak, upaya Anda tidak akan diperhatikan oleh orang lain.

  • Diet

Semua makanan yang kita makan bisa tercermin dalam wajah kita. Nah, untuk menjaga kulit tetap kencang ahli gizi menganjurkan mengonsumsi produk yang merangsang produksi kolagen alami seperti selada, kacang-kacangan, alpukat, asparagus, dan ikan.

Sebaiknya, perhatikan makanan yang Anda konsumsi.

  • Pijat

Pijat drainase bisa dilakukan sendiri di rumah dan dianjurkan untuk melakukan pengelupasan ringan menggunakan kosmetik yang mengandung asam buah sebelum memulai prosedur.

Setelah itu, oleskan sedikit minyak pijat dan hangatkan kulit agar otot lebih mudah terpengaruh. Perlu diingat, pijat harus dilakukan di sepanjang jalur utama drainase limfatik yang dapat Anda lihat pada gambar di atas. Ini merangsang pembuangan racun, menghilangkan bengkak dan mengencangkan kulit. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved