Breaking News:

Berita Solo Terbaru

9 Korban Terorisme di Solo Dapat Santunan, Mulai Peristiwa Bom Gereja Kepunton hingga Mapolresta

Santunan tersebut diserahkan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Rabu (30/2/2020).

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Penyerahan santunan korban terorisme oleh LPSK di Mapolresta Solo, Rabu (30/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 9 korban peristiwa terorisme di Kota Solo mendapat santunan dana dari pemerintah.

Santunan tersebut diserahkan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Mapolresta Solo, Rabu (30/2/2020).

"Sejak peristiwa bom bali 2002, semua korban mempunyai hak yang namanya kompensasi," kata Kepala Biro Pemenuhan Saksi dan Korban LPSK, Sriyana.

"Kemarin tanggal 11 Desember secara simbolis bapak presiden menyerahkan kompensasi pada LPSK," tambahnya.

Baca juga: Antisipasi Terorisme, Polisi Gandeng Jogo Tonggo, Ada yang Mencurigakan Agar Segera Melapor

Baca juga: Soal Vila di Semarang yang Jadi Pusat Latihan Teroris JI, Ketua RW Sebut Selama Ini Sepi

Adapun 9 korban tersebut terdiri dari 3 anggota Polisi dan 6 warga Solo.

Mereka menjadi korban dari peristiwa Bom yang terjadi beberapa tahun silam.

"Yang pertama Bom Gereja Kepunton, Bom Pos Polisi Singosaren dan Mapolresta Solo," katanya.

"Total ada 9 korban, 4 diantaranya luka sedang dan 5 luka berat," imbuhnya.

"Yang menentukan klasifikasinya dari Dokter Forensik," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved