Dapur Keren, Kompor Induksi bikin Kantong tidak Jebol

Sesaat setelah mulai menggunakan, dia malah menemukan banyak kelebihan lain jika dibandingkan kompor gas konvensional.

Editor: Eka Fitriani
istimewa
ilustrasi pengguna kompor listrik 

SOLO - Penggunaan kompor yang menerapkan teknologi induksi telah menjadi tren di kota-kota besar selama beberapa tahun terakhir. Saat ini tren itu juga telah merebak di kota-kota kecil seperti di Solo.

Selain penampilannya yang elegan, kompor bertenaga listrik ini juga hemat energi.

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Gairah Tak Biasa - Ahmad Band,Jangan Salahkan Aku

Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasi Xiaomi Mi 11: Dibekali Snapdragon 888

"Saya sudah setahun ini menggunakan kompor induksi," kata Ny Dewi, salah satu warga Solo. Awalnya, dia tertarik dengan penampilannya yang stylish.

"Cocok dengan dapur saya yang bergaya modern," katanya. Dia pun memboyong kompor induksi dua tungku dari salah satu toko peralatan rumah tangga.

Sesaat setelah mulai menggunakan, dia malah menemukan banyak kelebihan lain jika dibandingkan kompor gas konvensional.

"Panasnya cepat dan stabil sehingga hitung-hitungan biaya jadi lebih hemat," katanya. Di pasaran, saat ini banyak dijual kompor induksi berdaya rendah dengan harga yang sangat terjangkau.

Selama setahun terakhir, dia juga tidak pernah lagi mengalami kehabisan gas di tengah-tengah aktivitas memasak.

"Dulu sering kerepotan, apalagi jika habisnya saat malam hari," katanya. Berbeda dengan kompor dengan daya listrik dimana meteran akan memberikan tanda jika pulsa listrik sudah hampir habis.

Ancaman bahaya kebakaran akibat lupa mematikan kompor juga bisa dihindari. Kebanyakan produsen telah menyematkan teknologi digital sehingga kompor ini bisa dioperasikan serba otomatis.

Selain aman, teknologi ini membuat peralatan modern tersebut semakin hemat listrik.

Desain kompor yang modern dan berlapis kaca membuat peralatan ini sangat mudah dibersihkan. Teknologi induksi membuat proses masak tidak menimbulkan kerak.

"Cukup dilap menggunakan kain sudah kembali mengkilap," katanya.

Menurut prinsip kerjanya, kompor induksi pada dasarnya tidak menghasilkan panas secara langsung. Perangkat tersebut menginduksi alat masak yang ada di atasnya sehingga menjadi panas.

Proses memasak menjadi lebih cepat karena tidak ada energi yang terbuang percuma.

Sistem itu yang membuat kompor induksi menjadi lebih hemat energi dibanding kompor konvensional.

Di pasaran, kompor induksi dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Di sejumlah marketplace, misalnya, kompor induksi satu tungku  branded banyak ditawarkan dengan harga di bawah Rp 1 juta. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved