Breaking News:

Virus Corona

Pemkab Wonogiri Melarang Warga Gelar Hajatan, Imbas Lonjakan Kasus Covid-19 Mencapai 1.258

Pemkab Wonogiri melarang warga menggelar acara dalam bentuk hajatan, resepsi atau perayaan yang memicu kerumunan banyak orang.

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Agil Tri
Bupati Wonogiri Joko Sutopo usai konferensi pers di Pendopo Kantor Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (3/5/2020). 

TRIBUNSOLO.COM -- Pemerintah Kabupaten Wonogiri kembali membuat aturan di tengah pandemi Covid-19.

Pemkab Wonogiri melarang warga menggelar hajatan.

Hal itu menyusul banyaknya kasus Covid-19 dari klaster hajatan.

Baca juga: Kehilangan Motor di Ngoresan? Segera Cek ke Polsek Jebres Solo, Malingnya Datang Serahkan Diri

Baca juga: Jangan Nyalakan Petasan Malam Tahun Baru di Wilayah Solo, Bila Nekat, Ini Warning dari Polresta Solo

Pelarangan menggelar hajatan berlaku hingga batas waktu tidak ditentukan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon seluler, Selasa (29/12/2020) malam membenarkan pelarangan kembali warga menggelar hajatan di masa pandemi covid-19.

Pemkab Wonogiri telah mengeluarkan surat edaran bernomor 443.2/7019/Tentang Pembatasan Hajatan Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri. Surat itu berlaku terhitung hari ini sampai batas waktu tidak ditentukan.

Dalam surat itu Pemkab Wonogiri melarang warga menggelar acara dalam bentuk hajatan, resepsi atau perayaan yang memicu kerumunan banyak orang.

“Surat edaran ini berlaku sampai pada batas waktu tidak ditentukan dengan melihat kondisi riil perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Wonogiri,” kata Jekek, sapaan akrab Joko Sutopo.

Tentang pertimbangan mengeluarkan surat edaran pelarangan warga menggelar hajatan, Jekek menyatakan kondisi statistik epidemolog Covid-19 di Kabupaten Wonogiri dengan lonjakan kasus mencapai 1.258 sehingga menjadikan Bumi Gaplek ini masuk zona merah corona.

Untuk itu, Pemkab Wonogiri mengambil langkah cepat agar lonjakan kasus tidak makin bertambah banyak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved