Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ada JNE, di Balik Barang Bersejarah yang Tersimpan Rapi di Museum Suporter Pertama di Kota Solo

Museum yang berlokasi di Jalan, Kolonel Sugiyono Nomor 37, Nusukan, Solo itu dinamai "Museum Titik Nol Pasoepati".

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Mayor Haristanto saat memamerkan barang memorabilia milik Jaya Suprana. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah museum suporter pertama di Kota Solo berdiri periode awal Juli 2020 lalu.

Museum yang berlokasi di Jalan, Kolonel Sugiyono Nomor 37, Nusukan, Solo itu dinamai "Museum Titik Nol Pasoepati".

Sesuai namanya, Museum Titik Nol Pasoepati didirikan oleh Mayor Haristanto, sang empunya Pasoepati, sebuah kelompok suporter yang dikenal paling militan di kota Solo.

Seiring berjalannya waktu, tak bisa dipungkiri, jika keberadaan Museum Titik Nol Pasoepati menjadi bagian penting dalam sejarah sepakbola di Kota Bengawan.

Baca juga: Kisah Dwi, Kurir JNE di Kaki Gunung Lawu : Lewati Jalanan Curam, Demi Paket Kebahagiaan yang Dinanti

Baca juga: Cara Jadi Agen JNE Perorangan, Simak Persyaratan dan Modal Awal yang Dibutuhkan

Sebabnya, ada ratusan barang berharga nan memorabilia di Museum tersebut.

Mulai dari sarung tangan kiper legendaris, sepatu sepakbola hingga jersey kebanggaan.

Barang barang tersebut datang dari ikon sepakbola dari berbagai generasi maupun tokoh yang gandrung pada olahraga kulit bundar itu.

Sebut saja Hong Widodo, Bimasakti, I Komang Putra hingga Bambang Pamungkas.

Dari sekian banyak barang memorabilia, rupanya terselip JNE yang ikut andil.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved