Breaking News:

Amien Rais Kritik Pelarangan Aktivitas FPI, Ungkap Cerita tentang Kebiadaban Firaun

Amien Rais mengkritik keputusan pemerintah yang menghentikan aktivitas Front Pembela Islam.

Editor: Hanang Yuwono
Youtube/Amien Rais Official
Amien Rais 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pendiri Partai Ummat Amien Rais  ikut buka suara soal penghentian aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Amien mengkritik keputusan pemerintah yang menghentikan aktivitas Front Pembela Islam.

Menurut Amien, langkah tersebut telah menghancurkan bangunan demokrasi di Indonesia.

Baca juga: Idolakan Hidayat Nur Wahid & Amien Rais, Ketua DPD PKS Solo Daryono Ingin Jadi Penggerak Perubahan

Baca juga: Tak Ikut Aksi 1812, Amien Rais Minta Bertemu Presiden Jokowi: Langsung ke Jantungnya Kekuasaan

"30 Desember kemarin ada peristiwa yang lebih dahsyat lagi yaitu FPI dibubarkan dengan SKB 3 menteri dan badan-badan tinggi lainnya. Jadi yang tandatangan surat keputusan bersama itu adalah menteri dalam negeri, menteri komunikasi dan informatika, menteri hukum dan HAM, kemudian yang lainnya adalah Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme," kata Amien dalam kanal YouTube Amien Rais Official, yang dilihat Tribunnews, Jumat (1/1/2021).

"Jadi saudaraku-saudaraku saya melihat ini sebuah langkah politik yang memang menurut saya itu menghabisi demokrasi kita," imbuhnya.

Amien menyoroti isi Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang penghentian aktivitas FPI.

Dia mengatakan, dalam SKB tersebut pemerintah langsung menyimpulkan FPI teroris.

"Jadi saudara-saudara, mereka dengan menimbang ini mereka langsung menyimpulkan tanpa babibu jangan dibantah ya, kita nggak boleh bantah bahwa 6 laskar FPI, yang menurut kita para syuhada itu oleh mereka itu juga termasuk geng teroris, saya kira sederhana sekali sehingga jangan pernah diharapkan bahwa pemerintahan Jokowi ini akan mengadakan pengadilan, tidak perlu jadi tidak perlu ada pengadilan karena mereka sudah kesimpulannya FPI teroris, sudah selesai," katanya.

Kemudian, Amien mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal keganasan Raja Firaun.

Dia juga mengutip suatu surat di dalam al-Quran, tentang peringatan untuk orang-orang yang berbuat zalim.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved