Breaking News:

Kebiasaan untuk Mencegah Asam Lambung Naik: Salah Satunya Seringlah Pakai Pakaian Longgar

Asam refluks atau asam lambung naik yang muncul sesekali adalah hal yang normal, tetapi jika gejala ini terjadi sering, Anda perlu waspada.

Editor: Hanang Yuwono
Net
Ilustrasi asam lambung naik. 

TRIBUNSOLO.COM -- Banyak orang yang mengeluhkan penyakit asam refluks atau asam lambung naik.

Sakit ini terjadi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala sakit maag.

Pada sebagian orang, asam lambung naik dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, tapi pada beberapa orang lainnya, konsumsi obat dibutuhkan untuk mengatasi asam lambung naik.

Baca juga: Gejala Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai: Sering Sendawa hingga Mual

Baca juga: Cara Mengatasi Kepala Pusing Akibat Asam Lambung Naik, Hindari Makanan dan Minuman Berikut

Menurut American College of Gastroenterology (ACG), penderita asam lambung menggambarkan perasaan tidak nyaman yang terbakar di dada, di belakang tulang dada.

Ketidaknyamanan ini bisa naik ke leher dan tenggorokan. Beberapa orang mungkin juga mengalami rasa pahit atau asam di mulut mereka.

Gejala asam refluks bisa berlangsung selama beberapa jam.

Bagi sebagian orang, gejala memburuk setelah makan, sedangkan yang lain mungkin mengalami gejala sebelum makan.

Asam refluks atau asam lambung naik yang muncul sesekali adalah hal yang normal, tetapi jika gejala ini terjadi lebih dari dua kali per minggu, maka kemungkinan ini disebabkan oleh kondisi yang lebih parah, yang dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).

Asam refluks terjadi ketika lapisan esofagus bertemu dengan asam lambung. Jika tak diatasi, kerongkongan bisa terluka dan menyebabkan gejala mulas.

Dalam kondisi normal, sfingter esofagus bagian bawah antara lambung dan esofagus mencegah asam lambung naik ke esofagus.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved