Breaking News:

Info Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Anda Berhenti Makan Lemak

Berikut beberapa hal yang bisa terjadi pada tubuh saat Anda berhenti mengonsumsi makanan berbasis lemak.

(shutterstock)
Ilustrasi diet 

TRIBUNSOLO.COM - Bisa memiliki berat badan ideal adalah harapan sejumlah orang. Sehingga banyak dari mereka yang memilih diet sebagai upaya menurunkan berat badan.

Dalam masalah ini, seringkali lemak dianggap sebagai musuh yang harus segera dihilangkan. Iya, memang benar bahwa lemak jahat dapat membuat Anda bertambah gemuk tetapi bagaimana dengan lemak sehat yang penting bagi tubuh.

Namun, mengurangi lemak dengan cara salah bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Tentu ini malah bisa jadi bumerang bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.

Baca juga: Tak Perlu Diet Ketat, Berikut Tips Aman Menurunkan Berat Badan Menurut Ahli Gizi

Baca juga: Mengenal Diet Atkins yang Ampuh Turunkan Berat Badan, Simak Bahaya Dibaliknya

Baca juga: Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga: Penuhi Kebutuhan Cairan hingga Hindari Stres

Hidangan ribeye steak dengn porsi yang besar, sebagai cirikhas Outback Staekhouse yang telah membuka gerai barunya di Pasaraya Blok M, pada Rabu (14/3/2018).
Hidangan ribeye steak dengn porsi yang besar, sebagai cirikhas Outback Staekhouse yang telah membuka gerai barunya di Pasaraya Blok M, pada Rabu (14/3/2018). (KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

Mari cari tahu apa yang akan terjadi pada tubuh jika tiba-tiba mengurangi lemak atau menghindari memakannya. Berikut rangkumannya dari Brightside:

  • Merasa lebih lapar

Ketika Anda mengurangi lemak dalam tubuh tanpa menyadari bahwa Anda tidak kenyang setelah makan. Lemak makanan adalah nutrisi penting yang dibutuhkan dalam makanan Anda, hanya dalam jumlah sedang.

Saat Anda tidak mengonsumsinya dengan baik kemungkinan besar akan mencari kalori di tempat lain.

  • Ingatan mulai memburuk

Jika Anda menghilangkan sepenuhnya, mungkin Anda menyadari jika kewaspadaan tidak seperti biasanya. Karena lemak baik meningkatkan kesehatan otak dan terbukti bahwa pola makan Mediterania yang mencakup lemak sehat seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan, dapat membantu meningkatkan daya ingat Anda.

Selain itu, konsumsi lemak baik sering dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih rendah.

  • Mempengaruhi hati

Pola makan sehat ternyata bisa mempengaruhi dan bermanfaat untuk jantung. Pola makan mediterania yang kaya akan lemak baik dapat menurunkan risiko serangan jantung.

Karena orang yang makan lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun setiap hari memiliki kemungkinan 15% lebih rendah terkena penyakit jantung, menurut sebuah penelitian.

  • Menurunkan berat badan tapi
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved