Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Liburan ke Tawangmangu, Ini Foto Terakhir Ernawati Bersama Riyanto Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Riyanto sempat berlibur tahun baru di Taman Balekambang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar sebelum insiden kecelakaan Sriwijaya Air SJ - 18

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Adi Surya
Foto Ernawati dan Riyanto ketika berlibur ke Taman Balekambang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (10/1/2021). 

Dia tidak membendung air matanya saat mengenang sang suami.

Riyanto berangkat bersama kakaknya, Suyanto ke Jakarta menggunakan bus dari Terminal Pilangsari, Sragen.

Sebelum berangkat, anak Riyanto yang masih berusia 1 tahun tidak memperbolehkannya pergi.

"Tidak boleh berangkat. Dipegangi benar. Tidak boleh berangkat. Anaknya nangis terus," ungkap Ernawati, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Ketua RT Ungkap Sikap Tak Biasa Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Sebelum Take Off, Begini Penjelasannya

Baca juga: Paska Kecelakaan Pesawat, Pembatalan Tiket Sriwijaya Air di Solo Didominasi Masalah Test Covid-19

Riyanto kemudian menghibur sang anak lalu menidurkannya sebelum akhirnya berangkat bersama Suyanto.

"Setelah tertidur, bapak baru berangkat," kata Ernawati.

Bahkan, Riyanto menitipkan sebuah pesan kepada Ernawati.

"Bila (anaknya) kangen. Lihat baju bapaknya saja," ucapnya.

Ernawati suami Riyanto korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat ditemui di rumahnya di Kabupaten Sragen, Minggu (10/1/2021)
Ernawati suami Riyanto korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat ditemui di rumahnya di Kabupaten Sragen, Minggu (10/1/2021) (TribunSolo.com/Adi Surya)

Sesampainya di Jakarta, Riyanto dan Suyanto langsung menjalani uji swab PCR di sebuah rumah sakit kawasan Jakarta.

Itu dilakukan sebagai salah satu syarat pelaku perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Hasil swab PCR keduanya negatif Covid-19. Alhasil, mereka diperbolehkan untuk terbang ke Pontianak menggunakan Sriwijaya Air SJ-182.

Sebelum berangkat, anak Riyanto sempat ingin berkomunikasi melalui video call. Itu dilakukan sekira pukul 13.00 WIB.

"Kemudian si anak juga minta lagi untuk video call sekira pukul 15.00 WIB," kata Riyanto. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved