Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Putrinya Sebentar Lagi Ulang Tahun, Ayah asal Sragen Ini Malah Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Suyanto (40), salah seorang korban insiden kecelakan Sriwijaya Air SJ-182 diketahui memiliki seorang anak yang masih belia.Suyanto (40), salah seorang

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Adi Surya
Sri Wisnuwati menunjukkan foto dirinya dan suami, Suyanto di rumahnya, Girimulyo RT 18, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Minggu (10/1/2021). 

Mereka berangkat dari rumah Riyanto, diantar menggunakan sepeda motor menuju Terminal Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Status WA Terakhir Riyanto, Penumpang Sriwijaya Air SJ182 asal Sragen : Sempat Kesal Datang Kepagian

Baca juga: Viral Foto WhatsApp Terakhir Captain Afwan Pilot Sriwijaya Air SJ-182, Ingatkan Salat dan Akhirat

Suyanto dan Riyanto menggunakan bus untuk bertolak ke Jakarta. Bertolaknya warga Sragen itu lantaran ingin menjalani uji swb PCR.

Awalnya mau mencoba layanan uji swab PCR di Sragen, lantaran waktu tunggu terlalu lama, mereka memilih bertolak ke Jakarta.

"Kalau di Jakarta, hasilnya 24 jam bisa diambil," kata Sri, Minggu (9/1/2021).

Sebelum bertolak ke Jakarta, Suyanto sempat meminta doa dan restu Sri. Ia meminta supaya hasil uji swab PCR negatif Covid-19.

"Doakan, semoga lolos uji swab PCR," ucap Sri.

Suyanto dan Riyanto tiba di Jakarta, Jumat (10/1/2021). Mereka kemudian menjalani uji swab PCR di salah satu rumah sakit di sana.

"Kemudian memberitahu saya kalau hasilnya negatif Covid-19," ujar Sri.

Foto semasa hidup Suyanto, korban pesawat nahas Sriwijaya Air SJ182 asal Sragen, Jawa Tengah.
Foto semasa hidup Suyanto, korban pesawat nahas Sriwijaya Air SJ182 asal Sragen, Jawa Tengah. (TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)

Suyanto dan Riyanto rencananya akan bertolak ke Pontianak dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (9/1/2021).

Mereka menggunakan maskapai Sriwijaya Air SJ-182. Penerbangan tersebut sedianya berjalan pukul 07.00 WIB. Namun kemudian ditunda hingga pukul 13.30 WIB.

Selama menunggu, Sri dan Suyanto terus berkomunikasi melalui aplikasi pesan Whatsapp (WA).

"Kontak terakhir jtu jam 13.30 WIB. Suami masih berbalas WA dengan saya. Pesannya tanya lagi dimana. Terus saya balas baru service sepeda motor," ucap Sri.

Setelahnya tidak ada pesan lagi, WA Suyanto terakhir kali aktif sekira pukul 14.15 WIB.

Sri kemudian mendapatkan kabar nahas insiden kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 selepas salat Maghrib.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved