Berita Karanganyar Terbaru

Jogo Tonggo Desa Jetis : Bila Ada Warga Jalani Isolasi Mandiri, Dapat Subsidi Rp 20 Ribu per Orang 

Warga Desa Jetis yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 akan mendapatkan subsidi dari pemerintah desa.

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Warga Desa Jetis yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 akan mendapatkan subsidi dari pemerintah desa. 

Kepala Desa Jetis, Nur Wibowo mengungkapkan pihaknya memberikan subsidi sebesar Rp 20 ribu per hari kepada setiap warganya. 

"Nanti setiap orang akan mendapat Rp.20 ribu apabila menjalani isolasi mandiri," katanya kepada TribunSolo.com pada Selasa (12/1/2021). 

"Seandainya ada satu keluarga yang mengidap Covid 19 ada lima orang, maka masing-masing mendapat Rp 20 ribu," imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Terorisme, Polisi Gandeng Jogo Tonggo, Ada yang Mencurigakan Agar Segera Melapor

Baca juga: Tak Larang Mudik, Pemkab Sukoharjo Pilih Maksimalkan Jogo Tonggo, Satgas : Datang, Isolasi Mandiri

Namun bantuan itu bukan diberikan dalam bentuk dana langsung, akan tetap dikonversikan menjadi kebutuhan pokok. 

"Nanti dari ketua RT yang bertanggungjawab akan kebutuhan seperti vitamin, beras, atau kepelrian lainnya yang menunjang warga yang sedang karantina," terangnya. 

Hal itu dilakukan agar warga tersebut tidak keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain guna berbelanja apabila diberikan dalam bentuk uang. 

"Nanti warga yang karantina akan diawasi terus oleh Jogo Tonggo, hingga selesai masa dua minggu," jelasnya. 

Baca juga: Tak Larang Mudik, Pemkab Sukoharjo Pilih Maksimalkan Jogo Tonggo, Satgas : Datang, Isolasi Mandiri

Baca juga: Ketika Pemuda Solo Rela Jadi Relawan Jogo Tonggo di Tengah Bisnisnya Juga Kena Goncangan Covid-19

Dalam memberikan bantuan Pemdes Jetis mengandalkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar

"Kami mengandalkan data dari Dinkes Karanganyar sehingga bisa dilaporkan kepada Pemkab Karanganyar karena menggunakan APBDES," ungkapnya. 

Sejak diterapkan sistem subsidi ini dari bulan Juli ketika awal Covid 19 melanda, banyak cerita dari warga selaku penerima dana bantuan itu. 

"Ada yang berterimakasih karena telah dibantu dan diperhatikan, tidak jarang pula yang mengeluh karena hanya mendapat lauk pauk yang itu-itu saja dari Ketua RT," tuturnya. 

Peningkatan Kasus Covid

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved