Breaking News:

Cerita Dibalik Pria Tidur di Kasur saat Banjir yang Viral di Media Sosial: Hilangkan Penat

Cerita Muhamad Faris Sulaiman soal video dirinya tidur di atas kasur dan hanyut karena banjir viral.

Tangkap Layar @mstaronlineofficial
Video pria tidur di atas kasur saat banjir kemudian hanyut viral di media sosial. 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan unggahan yang memperlihatkan video pria tidur di atas ksaur dan terbawa arus banjir.

Video yang diunggah dalam akun Instahgram @mstaronlineofficial sudah dilihat lebih dari 72 ribu kali.

Seperti yang dilaporkan media di Malaysia mStar, pria tersebut bernama Muhamad Faris Sulaiman dan peristiwa itu terjadi di Johor.

Dalam unggahannya, Faris memberikan keterangan soal bisa tidur dimana pun saat lelah.

Potongan video yang viral memerlihatkan seorang lelaki tertidur pulas di kasur yang kemudian hanyut saat banjir. Video itu dibuat oleh pemuda Malaysia bernama Muhamad Faris Sulaiman. Dia juga membuat video viral kedua, di mana dia bekerja di tengah banjir.(Instagram via mStar)
Potongan video yang viral memerlihatkan seorang lelaki tertidur pulas di kasur yang kemudian hanyut saat banjir. Video itu dibuat oleh pemuda Malaysia bernama Muhamad Faris Sulaiman. Dia juga membuat video viral kedua, di mana dia bekerja di tengah banjir.(Instagram via mStar) ()

"Kalau dah penat, dekat mana pun aku boleh tidur (Kalau sudah penat, aku bisa tidur di mana pun)," kata Faris sebagai caption.

Baca juga: Viral Bocah Make Up dengan Air Liur, Sang Ibu Ungkap Anaknya Aktif Tapi Sedikit Pemalu

Baca juga: Penjelasan Camat di Bondowoso soal Mobil Dinas Bawa Kayu yang Viral di Media Sosial

Baca juga: Viral Video Bocah SD Ceritakan Pengalaman Libur di Masa Pandemi, Begini Kisah di Baliknya

Dilansir mStar Rabu (13/1/2021), Faris menceritakan dia melakukannya secara spontan sebagai pelampiasan karena rumahnya terendam air.

Dia menuturkan air tiba-tiba meninggi dan menghanyutkan kasur yang sedang dia jemur. Spontan, dia langsung naik dengan ibunya merekamnya.

"Salah satunya adalah menghilangkan rasa kecewa dan penat. Karena tidak bisa melakukan apa pun jadi saya layan saja," kata dia.

Pemuda 24 tahun yang kini mengungsi bersama keluarganya mengungkapkan, kampungnya sudah dua kali dilanda air bah dalam dua pekan terakhir.

Dia menceritakan bahwa banjir kali ini ini begitu buruk seperti pada 2006. Sebelumnya jika ada air bah, mereka cukup mengepel lantai saja.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved