Jeritan Pengungsi Majene, Tenda Pengungsi Porak-poranda karena Angin, Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Ribuan pengungsi berhamburan sambil menangis menyelamatkan diri dari tenda pengungsian, di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

(KOMPAS.COM/HIMAWAN)
Warga yang mengungsi di tepi jalan trans Sulawesi, Kecamatan Malunda, Majene, Sulawesi Barat pasca gempa besar, Sabtu (16/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Nasib pilu kembali dialami korban gempa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Hal ini karena tenda yang dibuat untuk mengungsi porak poranda terkena angin kencang.

Baca juga: Tanggapan Risma soal Video Aksi Penjarahan Bantuan Logistik oleh Pengungsi Gempa Majene

Ribuan pengungsi berhamburan sambil menangis menyelamatkan diri dari tenda pengungsian, di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

"Anging kencang terjadi saat kami makan siang di tenda pengungsian. Makanan belum habis kami dikagetkan dengan tenda terpal kami beterbangan," kata Samsiah (56), Minggu (17/1/2021), sambil menggendong cucunya.

Ia hanya bisa menyelematkan cucunya tanpa jaket dan sarung melekat di badan.

Cucu Samsiah menangis saat ia digendong berlari dari tenda pengungsian sekitar Sport Center Kabupaten Majene.

"Semua baju, selimut dan sarung basah, Tenda kami beterbangan. Entah di mana kami lagi akan berlindung," lirih Samsiah.

Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Majene. Angin sempat berputar tiga kali di lokasi pengungsian korban gempa.

"Tiga kali berputar dari arah utara angin berputar-putar di area tenda penungsi korban gempa. Kami panik, mau berlindung ke Gedung Sport Center takut gedung runtuh, mau lari ke tanah lapang anginya kencang," kata Apit, warga lainnya.

Saat kejadian, Apit sedang bersantai bersama kedua anaknya yang masih kecil.

Apit menggendong kedua anaknya dengan satu tangan, tangan yang satu menyambar sarung dan menyelimuti anaknya sambil berlari. 

Bantuan Hanya di Tenda Besar, Air Bersih dan Susu Bayi Kurang

Tiga hari pascagempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Majene, warga masih mengungsi di tenda-tenda darurat yang didirikan.

Sebagian warga mengungsi di posko yang disediakan pemerintah tetapi ada juga yang mendirikan di dekat rumah mereka. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved