Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Sepekan Sukoharjo Terapkan PSBB, Harga Kebutuhan Pokok Stabil 

Pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sukoharjo tak mempengaruhi harga kebutuhan pokok. harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional stabil.

Penulis: Agil Tri | Editor: Ryantono Puji Santoso
tribunsolo.com/AgilTri
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) UKM Sukoharjo, Sutarmo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemberlakuan PSBB di Kabupaten Sukoharjo tak mempengaruhi harga kebutuhan pokok. 

Menurut pantauan Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) UKM Kabupaten Sukoharjo, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo masih cenderung stabil. 

Menurut Kepala Disdagkop UKM Sukoharjo, Sutarmo, stabilnya harga ini dapat meringankan beban masyarakat ditengah PSBB dan pandemi Covid-19 ini. 

Baca juga: Evaluasi Pelaksanaan PSBB di Karanganyar, Tercatat Puluhan Pelanggaran: Tak Pakai Masker - Jam Buka

Baca juga: Akhir Pekan di Tawangmangu Karanganyar saat PSBB: Objek Wisata Sepi, Jalanan Ramai

"Alhamdulillah, sampai hari ini untuk harga bahan pokok masih relatif stabil. Ini kan ada pengecualian untuk aktivitas logistik, kebutuhan pangan tetap bisa didatangkan dan lancar-lancar saja," katanya, Senin (18/1/2021).

Kebutuhan pokok masyarakat Sukoharjo diakui beberapa masih tergantung dengan distribusi dari luar daerah. 

Oleh sebab itu, Bupati Sukoharjo dalam Surat Edaran (SE) tentang PPKM selama 11-25 Januari tetap mengizinkan aktivitas pasar berjalan 100 persen namun dengan syarat wajib patuh protokol kesehatan (prokes).

Dengan adanya kelonggaran aktivitas tersebut, lalu lintas angkutan yang membawa bahan pokok dari luar daerah untuk memasok ketersediaan sembako di sejumlah pasar tradisional yang ada di Sukoharjo selama PPKM, dapat berjalan normal.

"Aktivitas di pasar tradisional sudah mengacu kepada protokol kesehatan Covid-19," ujar Sutarmo.

Baca juga: Hampir Sepekan PSBB, Satpol PP Solo Temukan 40 Pelanggar Prokes Covid-19, Ini Jenis Pelanggarannya

Berdasarkan pantauan petugas Disdagkop UKM Sukoharjo di tiga pasar tradisional besar, Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Kota, Pasar Tawangsari, dan Pasar Bekonang, untuk harga daging ayam broiler justru mengalami penurunan dari Rp 32.000/kg menjadi Rp 31.000/kg, turun sebesar Rp 1.000/kg.

Sedangkan telur ayam ras stabil di harga Rp 21.000/kg, gula pasir putih Rp 12.500/kg, cabe merah besar Rp 40.000/kg dan cabe merah keriting Rp 50.000/kg. Rincian harga tersebut tercatat masih sama dengan catatan harga pada hari pertama pelaksanaan PPKM di Sukoharjo.

"Selama PPKM, kami telah meminta kepada seluruh pengelola pasar tradisional untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan prokes," kata dia. 

"Salah satu hal terpenting adalah mencegah terjadinya kerumunan dan mengoptimalkan peralatan prokes yang sudah tersedia seperti tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya," imbuhnya.

Ditegaskan, kelonggaran operasional pasar tradisional selama PPKM akan terus dilakukan evaluasi. 

Jika kesadaran masyarakat masih kurang dan skalasi penyebaran Covid-19 tidak berkurang, maka akan dilakukan pengaturan yang lebih ketat, yakni pemantauan 1 x 24 jam. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved